Viral ! Prajurit TNI di Madiun Sulap Limbah Plastik Jadi Cuan, Produk Laris Hingga Luar Daerah

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madiun – TNGarda.com – Inovasi pengelolaan limbah plastik kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI di daerah.

Kali ini, Sertu Nurdin Yuniarso dari Korem 081/DSJ berhasil menginisiasi pemanfaatan galon dan botol bekas menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berlokasi di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga setempat.

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Aksi Mahasiswa Puncak

Limbah plastik yang sebelumnya tidak terpakai kini diolah menjadi berbagai kerajinan seperti pot bunga, vas, tempat sampah, hingga tempat pensil yang memiliki nilai estetika dan fungsi praktis.

Sertu Nurdin menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari program penghijauan lingkungan tingkat RT yang bertujuan menciptakan kawasan yang lebih asri dan produktif.

Inisiatif tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan kreatif berbasis masyarakat.

“Awalnya kami hanya ingin memperindah lingkungan dengan pot sederhana dari barang bekas,” ujar Sertu Nurdin dalam keterangannya pada Sabtu (25/4/2026).

Proses pembuatan dilakukan secara manual dengan teknik sederhana, mulai dari pemotongan, pembentukan, hingga pewarnaan dan dekorasi.

Beberapa produk bahkan dibuat dengan desain karakter unik untuk meningkatkan daya tarik, terutama bagi kalangan anak-anak dan sekolah.

Selain memberikan nilai estetika, produk tersebut juga dimanfaatkan untuk menanam tanaman produktif seperti cabai, terong, dan kangkung.

Resmi Berangkat ! Ribuan Petugas Haji Indonesia Siap Bertugas di Makkah, Ini Pesan Penting Pemerintah

Langkah ini dinilai efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga serta mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Seiring meningkatnya minat masyarakat, kerajinan ini mulai dikembangkan menjadi usaha mikro.

Baca Juga:  Viral di Nabire! Satgas PKH Tegaskan Palang Km 95 dan Km 103 Bukan Rampas Tanah Warga, Ini Penjelasannya

Permintaan datang tidak hanya dari wilayah Madiun, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Ngawi, Ponorogo, Magetan, hingga Mojokerto dan Nganjuk.

Dari sisi ekonomi, usaha ini memberikan tambahan pendapatan bagi warga. Tidak hanya itu, sebagian keuntungan juga dialokasikan untuk kegiatan sosial seperti pembagian sembako rutin dan perbaikan fasilitas umum di lingkungan desa.

Komandan Korem 081/DSJ, Untoro Hariyanto, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

Ia menilai bahwa kreativitas yang ditunjukkan Sertu Nurdin merupakan contoh nyata peran prajurit TNI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, prajurit TNI tidak hanya bertugas menjaga pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjadi solusi atas berbagai permasalahan di lingkungan sekitar.

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Beri Pengarahan Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

“Kegiatan ini mencerminkan nilai kepedulian sosial dan inovasi. Selain berdampak pada lingkungan, juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya pada Minggu (26/4/2026).

Pendekatan berbasis komunitas yang dilakukan Sertu Nurdin dinilai selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah menjadi salah satu solusi konkret dalam mengurangi dampak lingkungan.

IPMADO Nabire Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM di Dogiyai, Ini Tuntutannya

Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor pendidikan.

Sehingga mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi lokal.

Kisah Sertu Nurdin menjadi bukti bahwa kreativitas sederhana, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan dampak luas, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Korem 081/DSJ Madiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Nabire! Satgas PKH Tegaskan Palang Km 95 dan Km 103 Bukan Rampas Tanah Warga, Ini Penjelasannya
Heboh! Aparat Temukan Senjata Api di Rumah TKA Tambang Ilegal Nabire, Korem 173 / PVB Bongkar Fakta Mengejutkan
Ziarah di TMP Nabire, Prajurit TNI Peringati HUT Kodam XVII Cenderawasih 2026 dengan Khidmat
Tak Sekadar Jaga Keamanan, Satgas Damai Cartenz Beri Semangat Pelajar Papua Raih Masa Depan Cerah
IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam
Uji Kesiapan Operasional TNI AU Jadi Tolok Ukur Profesionalisme dan Kesiapan Tempur Satuan
Ancaman Siber Makin Nyata! TNI AU Kerahkan Operasi Pernika dan Cyber Warfare Selama 3 Hari Penuh
Bukan Kapal Biasa! KRI Canopus 936 Punya Kemampuan Selam hingga 11 Ribu Meter dan Siap Jaga Laut Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:43 WIB

Viral di Nabire! Satgas PKH Tegaskan Palang Km 95 dan Km 103 Bukan Rampas Tanah Warga, Ini Penjelasannya

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:31 WIB

Heboh! Aparat Temukan Senjata Api di Rumah TKA Tambang Ilegal Nabire, Korem 173 / PVB Bongkar Fakta Mengejutkan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:39 WIB

Ziarah di TMP Nabire, Prajurit TNI Peringati HUT Kodam XVII Cenderawasih 2026 dengan Khidmat

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:37 WIB

IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:02 WIB

Uji Kesiapan Operasional TNI AU Jadi Tolok Ukur Profesionalisme dan Kesiapan Tempur Satuan

Berita Terbaru