
BRUNEI DARUSSALAM, TNGarda.com – Hubungan bilateral di bidang pertahanan antara Indonesia dan Brunei Darussalam semakin erat melalui partisipasi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Royal Brunei Armed Forces (RBAF) yang berlangsung di Pangkalan Udara Rimba, Brunei Darussalam, Minggu (31/5/2026).
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menghadiri langsung upacara peringatan HUT ke-65 RBAF bersama para pimpinan militer dan perwakilan angkatan bersenjata dari berbagai negara sahabat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yonif TP 804/DBAY Bersama Korem 173/PVB Gelar Anjangsana ke Panti Asuhan Santa Helena Nabire
Kehadiran delegasi TNI AU menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama pertahanan dan hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Brunei Darussalam.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Sultan Brunei Darussalam Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah dan dihadiri anggota keluarga kerajaan serta pejabat tinggi pemerintahan Brunei Darussalam.

Rangkaian peringatan diawali dengan parade militer yang melibatkan 1.065 personel Royal Brunei Armed Forces, terdiri atas Angkatan Darat Diraja Brunei, Angkatan Laut Diraja Brunei, dan Tentara Udara Diraja Brunei (TUDB).
Berbagai aset pertahanan turut ditampilkan dalam acara yang menjadi simbol kesiapan dan profesionalisme militer Brunei.
PHBI Nabire Gelar Rapat Bersa DKM Sekabupaten, Pemerataan Hewan Qurban Jadi Fokus Utama
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah penampilan Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU.
Tim aerobatik kebanggaan Indonesia tersebut menampilkan atraksi udara yang memukau di hadapan tamu undangan dan peserta upacara.
Kehadiran Jupiter Aerobatic Team memiliki makna khusus karena menjadi satu-satunya tim aerobatik asing yang mendapat kehormatan untuk tampil dalam peringatan HUT ke-65 RBAF.

Penampilan ini sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan dan eratnya hubungan kerja sama antara kedua negara.
Partisipasi TNI AU dalam peringatan HUT RBAF tidak hanya memperkuat hubungan Indonesia dan Brunei Darussalam, tetapi juga meningkatkan interaksi profesional antarangkatan bersenjata di kawasan.
Kapolres Nabire Ajak Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kepercayaan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Dengan semakin intensifnya kerja sama pertahanan dan diplomasi militer, Indonesia dan Brunei Darussalam menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga hubungan bilateral yang harmonis dan saling menguntungkan.

Kerja sama yang telah terjalin selama bertahun-tahun tidak hanya mencakup pertukaran kunjungan pejabat militer, tetapi juga berbagai program pelatihan, pendidikan, dan latihan bersama yang bertujuan meningkatkan profesionalisme personel kedua negara.
Ke depan, Indonesia dan Brunei Darussalam diharapkan terus memperkuat kemitraan strategis yang telah terbangun dengan baik.
Hubungan yang dilandasi rasa saling percaya, penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.
Serta komitmen untuk menciptakan kawasan yang aman dan damai akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kedua negara, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan keamanan regional.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: TNI.AU






