NABIRE, PAPUA TENGAH – TNGarda.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Kodam XVII/Cenderawasih, Korem 173/PVB bersama Yonif TP 804/DBAY melaksanakan kegiatan anjangsana ke Panti Asuhan Santa Helena Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan sosial tersebut turut melibatkan Kodim 1705/Nabire dan Brigif TP 82/WKB sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap anak-anak panti asuhan dan masyarakat di wilayah Papua Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Nabire Bedah Rumah Warga di Jalan Jakarta, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80
Anjangsana dipimpin langsung oleh Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto.
Kehadiran jajaran TNI di panti asuhan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Sekaligus menunjukkan peran TNI yang tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Vivin Alivianto memberikan perhatian khusus kepada anak-anak panti serta menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh yang selama ini merawat dan membesarkan anak-anak dengan penuh kasih sayang dan pengabdian.
Di hadapan pengurus dan anak-anak panti, Danrem menyampaikan bahwa para pengasuh merupakan sosok yang memiliki panggilan hati untuk membantu sesama.
Milad ke 109, Aisyiyah Serukan Perdamaian Dunia dan Dakwah Inklusif untuk Semua
“Ini benar-benar panggilan Tuhan. Mama adalah orang terpilih. Belum tentu semua orang terpanggil melakukan hal seperti ini,” ujar Brigjen TNI Vivin Alivianto.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Danrem 173/PVB juga menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian berkelanjutan terhadap kondisi kesehatan anak-anak di Panti Asuhan Santa Helena.

Ia menginstruksikan jajarannya agar melakukan pemeriksaan kesehatan rutin minimal dua minggu sekali guna memastikan kondisi kesehatan anak-anak tetap terpantau dengan baik.
“Saya perintahkan supaya minimal dua minggu sekali ada pengecekan kesehatan anak-anak, supaya kalau ada sakit, demam, luka atau gangguan lain bisa cepat ditangani,” tegasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan rutin, Korem 173/PVB juga membuka akses komunikasi selama 24 jam bagi pengurus panti apabila membutuhkan bantuan mendesak, khususnya terkait pelayanan kesehatan maupun kebutuhan anak-anak panti.
Danrem menegaskan bahwa pihaknya siap membantu semaksimal mungkin, termasuk dukungan vitamin dan kebutuhan lainnya demi mendukung kesehatan serta kesejahteraan anak-anak.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Vivin Alivianto turut memberikan motivasi kepada anak-anak panti agar tetap percaya diri dan terus memiliki semangat meraih cita-cita.
Hari Ke 7, Tim SAR Brimob Polda Jabar Kebut Pembangunan Jembatan Penghubung di Kadipaten Majalengka
Menurutnya, anak-anak Papua, termasuk yang berasal dari panti asuhan, memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang cerah apabila disiplin dan terus berusaha.
“Kalian punya harapan dan peluang yang sama seperti anak-anak lain di luar sana. Saya kenal banyak orang berhasil yang berasal dari panti asuhan, termasuk dari Papua,” katanya.
Danrem juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin serta menjauhi perilaku negatif seperti merokok dan minuman keras.
PBNU Kutuk Serangan Israel di Lebanon Selatan, Ribuan Sipil Tewas dan Jutaan Mengungsi
Terutama bagi anak-anak yang bercita-cita menjadi anggota TNI maupun Polri di masa depan.
Menutup kegiatan tersebut, Danrem kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Panti Asuhan Santa Helena atas dedikasi dan kepedulian mereka dalam mendampingi anak-anak.
Kegiatan anjangsana diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial kepada pihak panti asuhan sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya anak-anak di Papua Tengah.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Yonif TP 804/DBAY







