
PEKANBARU, TNGarda.com – Wakil Ketua DPRD Riau dari Fraksi PKS, Ahmad Tarmizi, meminta PT PLN (Persero) melakukan evaluasi secara menyeluruh hingga ke tingkat direksi pusat menyusul terjadinya pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra beberapa waktu lalu.
Menurut Ahmad Tarmizi, gangguan kelistrikan berskala besar tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap berbagai layanan publik dan fasilitas vital yang bergantung pada pasokan listrik.
Ia menegaskan bahwa kejadian blackout harus menjadi perhatian serius manajemen PLN agar tidak kembali terulang di masa mendatang.
Evaluasi menyeluruh dinilai penting untuk mengidentifikasi penyebab utama gangguan serta memperkuat sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Sumatra.
“Kita meminta evaluasi di Dirut PLN di pusat. Apalagi kejadian seperti ini di Sumatra, banyak hal yang tidak diinginkan. Untuk rumah sakit, semoga jangan sampai terulang lagi kejadian blackout,” ujar Ahmad Tarmizi.
Ops Damai Cartenz Turun Langsung ke Puncak Jaya, Warga Sambut Positif Patroli Humanis
Menurutnya, rumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang paling terdampak apabila terjadi pemadaman listrik dalam skala besar.
Meskipun sebagian besar rumah sakit memiliki genset cadangan, gangguan listrik tetap berisiko menghambat pelayanan kesehatan dan membahayakan keselamatan pasien.
Selain menyoroti persoalan kelistrikan, Ahmad Tarmizi juga mengingatkan adanya potensi peningkatan tindak kriminalitas saat kondisi pemadaman listrik berlangsung.
Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!
Situasi gelap dan terbatasnya aktivitas pengawasan dinilai dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindakan melawan hukum.
Karena itu, ia meminta aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli keamanan di berbagai wilayah guna menjaga situasi tetap kondusif.
Kehadiran petugas di lapangan dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.
Menteri Desa Yandri Susanto Ingatkan Bahaya Narkoba di Maros, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
“Kriminalitas meningkat. Kita minta kepada pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli. Kondisi ini mungkin juga terkait dengan ekonomi.
Kita berharap Riau tetap aman, terkendali, dan masyarakat tidak panik, serta bisa bersama menjaga lingkungan,” tambahnya.
Ahmad Tarmizi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan.
Serta pihak terkait dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat gangguan layanan publik.
Dengan adanya evaluasi menyeluruh dari PLN dan penguatan pengamanan oleh aparat kepolisian, diharapkan kejadian blackout serupa tidak kembali terjadi.
Sehingga aktivitas masyarakat dan pelayanan publik dapat berjalan normal tanpa gangguan.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Humas PKS






