Pasukan Brimob Dikerahkan ke Puncak Usai Sejumlah Kantor Pemerintah Dibakar, Polisi Perketat Pengamanan

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak – TNGarda.com – Kepolisian Daerah Papua Tengah memperkuat pengamanan di Ilaga, Kabupaten Puncak, dengan mengerahkan satu peleton personel Brimob.

Penambahan kekuatan tersebut dilakukan menyusul aksi pembakaran dan perusakan sejumlah fasilitas pemerintahan yang terjadi pada Selasa (11/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut berlangsung usai mediasi yang melibatkan sejumlah kepala kampung terkait penyaluran Dana Desa tahap I tahun 2026. Aksi massa diduga dipicu oleh ketidakpuasan sebagian warga terhadap besaran dana desa yang diterima.

Kapolda Papua Tengah Tegaskan Pengamanan Freeport Tak Boleh Menunggu Gangguan, Ini Strategi yang Diperintahkan

Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes memastikan kondisi keamanan di wilayah tersebut telah kembali normal. Menurutnya, masyarakat sudah dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

“Situasi di Kabupaten Puncak saat ini sudah kondusif. Aktivitas masyarakat juga telah berjalan normal,” ujar Domingos, Rabu (12/8/2026).

Untuk mempertahankan situasi keamanan, Polres Puncak memperoleh tambahan personel dari Brimob Polda Papua Tengah.

Pasukan tersebut akan mendukung kegiatan patroli sekaligus memberikan pengamanan kepada tim penyidik selama proses penyelidikan berlangsung.

“Hari ini kami mendapatkan penebalan BKO dari pasukan Brimob. Mereka akan membantu patroli dan memberikan pengamanan kepada penyidik yang melakukan pemeriksaan di lokasi pembakaran,” jelasnya.

Domingos menambahkan, seluruh lokasi yang menjadi sasaran pembakaran dan perusakan telah diamankan dengan pemasangan garis polisi.

Operasi Sikat Noken 2026, Polres Nabire Bongkar 13 Kasus 3C dan Tetapkan 7 Tersangka

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga lokasi kejadian sekaligus mendukung proses penyelidikan.

Polda Papua Tengah juga berencana mengirimkan personel dari Direktorat Reserse Kriminal Umum guna membantu Polres Puncak melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami akan mendapatkan dukungan dari Polda Papua Tengah dalam proses penyelidikan.

Olah TKP direncanakan berlangsung besok, sedangkan seluruh lokasi kejadian sudah kami pasangi police line,” ungkap Domingos

Baca Juga:  Aksi Damai 700 Warga Puncak : Kenapa Nama Dandim Tiba-Tiba Jadi Harapan Besar?

Hasil pendataan sementara menunjukkan sejumlah fasilitas milik pemerintah mengalami kebakaran.

Lanal Nabire Tanamkan Nilai Bela Negara kepada Siswa Baru SMPIT Insan Mandiri dalam Kegiatan MPLS

Beberapa di antaranya adalah gudang Badan Penanggulangan Bencana, Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Kantor Aset Daerah, ruangan Kantor Bupati, Kantor DPR Kabupaten Puncak, serta sebuah mobil Hilux berwarna putih.

Kerusakan dan pembakaran juga dilaporkan terjadi pada ruangan Kantor Sekda, BPMK, dan Kantor Pengelolaan Keuangan.

Sementara itu, sejumlah fasilitas lainnya mengalami kerusakan akibat aksi massa. Lokasi yang terdampak meliputi Kantor Badan Penanggulangan Bencana, Dinas Kominfo, Dinas Kesejahteraan Sosial.

Serta Inspektorat, Kesbangpol, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Laboratorium CAT (Computer Assisted Test), halaman Kantor Bupati, hingga Kantor Dinas Penanaman Modal.

Kapolres Puncak mengatakan kepolisian bersama pemerintah daerah dan unsur Forkopimda terus melakukan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan pascakejadian sekaligus menjaga stabilitas keamanan.

“Kami bersama pemerintah daerah dan Forkopimda terus melakukan koordinasi serta rapat untuk menyikapi kejadian ini dan menentukan langkah terbaik agar kondisi keamanan tetap terjaga,” katanya.

Pantang Menyerah, Prajurit TNI AL Kodaeral XI Temukan Korban Tenggelam di Sungai Maro Merauke

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh provokasi serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat maupun pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Persoalan yang berkaitan dengan dana desa sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi, dialog, serta mekanisme hukum yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Domingos, penyelesaian secara damai melalui dialog dan jalur hukum merupakan pilihan utama untuk mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.

Penulis : Afif Fudin

Editor : Afif

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lanud Sjamsudin Noor Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Perluas Akses Masyarakat Intan Jaya
752 Prajurit Korps Marinir Resmi Menyandang Baret, Siap Mengemban Tugas dan Tingkatkan Profesionalisme
Tim Penanggulangan Kebakaran Kodaeral XIV Berhasil Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Warmon, Kabupaten Sorong
HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut
Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat
Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat
Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Lanud Sjamsudin Noor Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Perluas Akses Masyarakat Intan Jaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:33 WIB

752 Prajurit Korps Marinir Resmi Menyandang Baret, Siap Mengemban Tugas dan Tingkatkan Profesionalisme

Kamis, 10 September 2026 - 02:08 WIB

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut

Kamis, 10 September 2026 - 00:00 WIB

Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Berita Terbaru