
TNI AL, Kodaeral XI — Upaya pencarian korban tenggelam di perairan Pintu Air, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, akhirnya membuahkan hasil.
Setelah berlangsung selama tiga hari, Tim SAR Gabungan yang melibatkan Prajurit TNI Angkatan Laut dari Kodaeral XI berhasil menemukan korban berinisial WS (27) pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 17.05 WIT. Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam operasi tersebut, empat personel Satrol Kodaeral XI terlibat langsung dalam proses pencarian sejak awal operasi.
Untuk menunjang kegiatan di wilayah perairan, Satrol Kodaeral XI turut mengerahkan satu unit Rigid Bouyant Boat (RBB).
Setelah korban berhasil ditemukan, Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi menuju RSUD Merauke untuk proses penanganan lebih lanjut.

Pencarian dilakukan setelah adanya laporan seorang warga yang terjatuh ke Sungai Maro di sekitar kawasan Muara Sungai Maro, tepatnya di wilayah Pal Putih, Merauke, pada Rabu (5/8/2026).Korban diketahui terjatuh ketika berupaya memperbaiki tali jangkar.
Setelah terjatuh ke sungai, korban tidak kembali terlihat sehingga dilakukan operasi pencarian dan pertolongan secara terpadu.
Lanal Nabire Tanamkan Nilai Bela Negara kepada Siswa Baru SMPIT Insan Mandiri dalam Kegiatan MPLS
Selama proses pencarian, personel Kodaeral XI bekerja bersama unsur terkait, yakni tiga personel Satpolair Polres Merauke, dua personel Bakamla, dan delapan personel dari Kantor SAR Merauke.
Tim gabungan menggunakan berbagai sarana pendukung, antara lain tiga unit Rescue Car, satu unit RBB milik Satrol Kodaeral XI, satu unit perahu bermesin 40 PK.

Serta drone thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban di area pencarian.
Komandan Kodaeral XI Laksda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas ketekunan, profesionalisme, dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.
Menurutnya, keterlibatan prajurit Kodaeral XI dalam operasi SAR merupakan bagian dari tugas pengabdian TNI AL kepada masyarakat.
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Sekjen PKS Desak BI, Kemenkeu, dan OJK Satu Komando
Keberhasilan operasi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam menangani misi kemanusiaan, khususnya dalam upaya pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Papua Selatan.
Soliditas seluruh unsur SAR menjadi bagian penting dalam memastikan setiap operasi dapat dilaksanakan secara maksimal demi keselamatan masyarakat.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Afif
Sumber Berita: Dinas Penerangan Kodaeral XI






