Home / TNI

Hadiri Sidang ACDFM, Panglima TNI Soroti Ancaman Siber dan Keamanan Maritim ASEAN

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TNGarda.com – Agus Subiyanto mengikuti Sidang ke-23 ASEAN Chiefs of Defence Forces Meeting (ACDFM) melalui video conference dari Cilangkap, Jakarta Timur, bersama para Panglima Angkatan Bersenjata negara-negara ASEAN, Kamis (21/5/2026).

Forum strategis tersebut menjadi wadah penting bagi negara-negara ASEAN dalam memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan kawasan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PKS Warning Pemerintah dan BI! Kepercayaan Pasar Bisa Goyah Jika Rupiah Terus Tertekan

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menegaskan pentingnya memperkuat sentralitas ASEAN sebagai jangkar stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Menurutnya, situasi geopolitik yang semakin kompleks, ancaman siber yang meningkat, ketegangan maritim, hingga dampak perubahan iklim global membutuhkan respons kolektif dari seluruh negara anggota ASEAN.

Panglima TNI menilai bahwa keamanan kawasan tidak dapat dibangun secara unilateral atau dilakukan sendiri-sendiri oleh setiap negara.

Ia menekankan perlunya kerja sama pertahanan yang konkret, adaptif, dan berorientasi pada implementasi operasional agar ASEAN mampu menghadapi berbagai tantangan multidimensional secara efektif dan terkoordinasi.

Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Puncak Jaya Jadi Sorotan, Pendekatan Humanis Tuai Apresiasi

Dalam sidang tersebut, Indonesia turut mendorong penguatan kerja sama keamanan maritim melalui peningkatan Maritime Domain Awareness (MDA).

Baca Juga:  Didampingi Panglima TNI, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Lahan Tambang Bermasalah di Kalimantan Tengah, Berujung Penegakan Hukum

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan wilayah perairan, meningkatkan respons terhadap ancaman lintas batas, serta menjaga stabilitas jalur strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Selain itu, Panglima TNI juga menyoroti pentingnya patroli terkoordinasi dan interoperabilitas latihan militer antarnegara ASEAN guna memperkuat kesiapan bersama menghadapi potensi ancaman keamanan kawasan.

Penguatan kerja sama Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) serta ketahanan siber ASEAN juga menjadi perhatian utama dalam membangun sistem pertahanan regional yang tangguh dan responsif.

Diaspora Indonesia di Filipina Apresiasi Perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap WNI di Luar Negeri

Mengusung tema “Securing Our Future Together”, Sidang ke-23 ACDFM menjadi momentum strategis untuk memperkuat solidaritas dan diplomasi pertahanan ASEAN.

Forum tersebut sekaligus mempertegas komitmen negara-negara anggota dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan keamanan kawasan melalui pendekatan kolaboratif dan saling mendukung.

BREAKING : Prabowo Subianto Setujui Flyover Bekasi Usai Tragedi KA, Fakta Mengejutkan Terungkap

Panglima TNI menegaskan bahwa kekuatan kolektif ASEAN terletak pada kredibilitas kerja sama, persatuan, dan kesiapan bersama dalam menghadapi tantangan strategis masa depan.

Komitmen tersebut menjadi fondasi penting bagi ASEAN untuk tetap relevan dan mampu menjaga stabilitas kawasan di tengah perubahan lingkungan strategis global yang semakin dinamis.

 

Penulis : Afif fudin

Editor : Afif fudin

Sumber Berita: Puspen TNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut
Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat
Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat
Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:08 WIB

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut

Kamis, 10 September 2026 - 00:00 WIB

Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Rabu, 9 September 2026 - 05:45 WIB

Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 21:25 WIB

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru