Home / TNI

Kompi Pertanian Yonif TP 804/DBAY Olah Lahan Padi, Cabai, dan Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah – TNGarda – Kompi Pertanian Yonif TP 804/DBAY kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pengolahan lahan pertanian yang dilaksanakan pada Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata TNI dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya di wilayah Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pengolahan lahan tersebut difokuskan pada tiga komoditas utama, yakni padi, cabai, dan jagung.

Ketiga komoditas ini dipilih karena memiliki nilai strategis dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat serta menjaga stabilitas ketersediaan bahan pokok di daerah.

Patroli Humanis Ops Damai Cartenz 2026 Amankan Ibadah di Sinak

Dalam pelaksanaannya, prajurit Kompi Pertanian Yonif TP 804/DBAY memanfaatkan berbagai peralatan modern dan tradisional.

Penggunaan alat seperti jonder, traktor tangan, dan kultivator dipadukan dengan peralatan manual seperti cangkul guna mempercepat proses pengolahan lahan sekaligus memastikan kualitas tanah tetap terjaga.

Untuk penyiapan lahan cabai, kegiatan diawali dengan pembuatan bedengan sebagai media tanam yang ideal.

Tahapan ini penting untuk mengatur drainase serta memberikan ruang tumbuh yang optimal bagi tanaman cabai agar dapat berkembang dengan baik.

ASN – Swasta Bakal WFH Usai Lebaran 2026, Terkait Lonjakan Harga Minyak Dunia?

Selanjutnya, dilakukan penggemburan tanah menggunakan mesin kultivator. Proses ini bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah agar lebih gembur, sehingga memudahkan akar tanaman menyerap unsur hara secara maksimal.

Prajurit juga melakukan penaburan dolomit untuk menetralkan tingkat keasaman tanah.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam praktik pertanian modern guna meningkatkan kesuburan tanah dan mencegah gangguan pertumbuhan tanaman.

Tahap berikutnya adalah pemberian pupuk dasar yang berfungsi untuk menyediakan nutrisi awal bagi tanaman.

Baca Juga:  Bikin Haru! Satgas Yonif 511/DY Ajari Mama Mama Papua Membuat Kue, Kini Punya Peluang Tambah Penghasilan

https://tngarda.com/langkah-mengejutkan-prabowo-subianto-sampah-kota-besar-akan-disulap-jadi-energi-ini-dampaknya/

Setelah itu, bedengan ditutup menggunakan mulsa plastik guna menjaga kelembapan tanah serta menekan pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu tanaman.

Sementara itu, pengolahan lahan padi dilakukan secara bertahap dimulai dari pembajakan menggunakan jonder.

Setelah itu, tanah diratakan menggunakan traktor tangan agar siap ditanami serta memudahkan pengaturan air di lahan sawah.

Perapian pematang sawah juga menjadi bagian penting dalam proses ini. Pematang berfungsi untuk mengatur aliran air serta menjaga kestabilan kondisi lahan, sehingga tanaman padi dapat tumbuh dengan optimal.

Eskalasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Ingatkan PPIU Soal Keselamatan Jemaah Umrah

Untuk komoditas jagung, prajurit melakukan pembersihan lahan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya.

Tahapan ini dilanjutkan dengan penggemburan tanah serta pembuatan larikan atau lubang tanam yang disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan jagung.

Sebagai langkah awal pertumbuhan, pupuk dasar juga diberikan pada lahan jagung guna memastikan tanaman memiliki nutrisi yang cukup sejak awal masa tanam.

Dengan teknik ini, diharapkan hasil panen jagung dapat maksimal dan berkualitas.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara kedisiplinan militer dan pengetahuan pertanian yang diterapkan secara langsung di lapangan.

Dahnil Anzar Simanjuntak Soroti Risiko Kesehatan Haji, Layanan di Makkah Diperkuat

Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI dalam membantu masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Yonif TP 804/DBAY tidak hanya berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan, tetapi juga menunjukkan peran aktif TNI dalam pembangunan nasional di sektor pertanian.

Diharapkan, hasil panen ke depan dapat memberikan manfaat bagi prajurit maupun masyarakat sekitar serta menjadi contoh pengelolaan lahan produktif di Papua Tengah.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Yonif TP 804/DBAY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
Yonif TP 804/DBAY Bersama BPBD Padamkan Karhutla di Sejumlah Wilayah Nabire
Jelang HUT Jalasenastri ke-80, 357 Siswa SD Inpres Samabusa Dapat Kejutan dari Lanal Nabire
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:25 WIB

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:49 WIB

Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 00:46 WIB

TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru