
Nabire, Papua Tengah – TNGarda.com – Kunjungan Satuan Tugas (Satgas) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)-003 Siriwini, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menuai apresiasi tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fasilitas dapur dinilai telah memenuhi standar yang baik dari sisi kebersihan, penataan, hingga operasional dasar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, dapur tersebut hampir tidak memiliki kekurangan signifikan.
Tim Satgas menilai pengelolaan dapur sudah berjalan dengan baik dan mencerminkan kesiapan dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
Kepala SPPG-003 Siriwini, Tiurma Artauli Buatin, menyampaikan bahwa penilaian positif tersebut diberikan setelah tim melakukan pengecekan secara detail terhadap seluruh aspek dapur.
“Dari kunjungan Satgas ini, setelah mereka memeriksa kualitas dapur SPPG-003, mereka menyampaikan kepuasan. Bahkan disebutkan hampir tidak ada celah kekurangan yang berarti,” ujarnya.
TNI AL Intensifkan Patroli Malam di Nabire, Amankan Pesisir Teluk Cenderawasih
Meski demikian, Tiurma mengakui masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi guna menyempurnakan fasilitas yang ada.
Salah satu catatan utama adalah terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum sepenuhnya lengkap.
“Kendalanya ada pada IPAL.
Itu yang masih belum lengkap dan akan segera kami benahi,” jelasnya.
Selain infrastruktur, perhatian juga diarahkan pada penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dinilai masih perlu dioptimalkan.
Wacana Sekolah Online April 2026 Resmi Batal, Pemerintah Prioritaskan Pembelajaran Tatap Muka
Terutama dalam hal pemeriksaan kesehatan terhadap para relawan dapur.
Menurut Tiurma, pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara rutin dan menyeluruh untuk memastikan keamanan pangan tetap terjaga.
Pemeriksaan tersebut meliputi deteksi penyakit seperti tuberkulosis (TBC), hepatitis, hingga gangguan saluran kemih.
“Untuk SOP yang belum maksimal, itu pada pemeriksaan setiap relawan. Harus dilakukan rutin, mulai dari pemeriksaan TBC, hepatitis, sampai saluran kencing,” terangnya.
TUTUP RAMADHAN DENGAN BUKA BERSAMA, YONIF TP 804/DBAY PERKUAT IKATAN KELUARGA BESAR
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi risiko kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman dari dapur lain menjadi pembelajaran penting dalam meningkatkan standar pelayanan.
Evaluasi tersebut diharapkan mampu membangun sistem pencegahan yang lebih matang dan terstruktur ke depan.
“Kita jadikan itu sebagai patokan agar ke depan sudah ada langkah antisipasi yang jelas terhadap berbagai potensi masalah,” katanya.
Belum Ditemukan! Pencarian Korban Hanyut di Sungai Saddang Enrekang Masuki Hari Kedua
Lebih lanjut, Tiurma berharap seluruh karyawan dan relawan dapat mematuhi SOP yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan bahwa kualitas makanan harus sebanding dengan fasilitas dapur yang sudah memadai.
“Semoga karyawan bisa mematuhi SOP yang ada. Tidak hanya dapurnya yang besar, tetapi kualitas makanan yang diberikan juga harus benar-benar baik untuk masyarakat,” tutupnya.
Dengan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, dapur SPPG-003 Siriwini diharapkan dapat menjadi percontohan dapur sehat dan berkualitas di wilayah Nabire.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: TNGarda.com






