10 Pendulang Emas Tewas di Awimbon, Satgas Damai Cartenz Buru KKB Pimpinan Ronald Hiluka

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan – TNGarda.com — Aparat gabungan terus melakukan penanganan intensif terkait aksi pembunuhan terhadap para pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Fokus utama petugas saat ini adalah proses evakuasi korban, pencarian warga yang dilaporkan selamat, serta pengejaran terhadap kelompok pelaku yang diduga merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!

Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas di lapangan, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 10 orang.

Namun angka tersebut masih berpotensi bertambah mengingat sejumlah pendulang emas dilaporkan masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian akibat situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif.

Hasil investigasi awal dan analisis terhadap sejumlah video yang beredar mengarah pada dugaan keterlibatan KKB Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka.

Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dan diketahui memiliki persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 serta beberapa senjata api rakitan.

Guru Honorer Terancam Dihapus 2027, Legislator PKS Bongkar Bahaya Besar bagi Sekolah di Daerah

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama unsur Forkopimda terus melakukan koordinasi untuk mendukung proses penyelidikan, pengamanan wilayah, serta percepatan evakuasi korban.

Aparat juga melakukan pendalaman terhadap jaringan kelompok pelaku dan mengumpulkan berbagai petunjuk lapangan guna kepentingan penegakan hukum.

Meski lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, akses menuju titik kejadian diketahui lebih dekat melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Kondisi geografis yang berat dan berada di kawasan hutan lebat menjadi tantangan besar bagi petugas sehingga proses evakuasi dilakukan dengan metode pembukaan jalur atau babat hutan menuju lokasi.

Menteri Desa Yandri Susanto Ingatkan Bahaya Narkoba di Maros, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Pos aju dan titik evakuasi sementara dipusatkan di Tanah Merah dengan dukungan personel gabungan guna mempercepat proses pencarian korban serta distribusi logistik dan pengamanan wilayah.

Selain mengevakuasi korban meninggal dunia, aparat juga masih melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap sejumlah warga yang dilaporkan selamat namun hingga kini masih bersembunyi di kawasan hutan karena takut keluar dari lokasi.

Baca Juga:  Satgas Damai Cartenz Selidiki Tewasnya Anggota Polri di Yahukimo, Brigpol Fredi Lukas Awes Gugur Saat Bertugas

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa seluruh personel akan memaksimalkan proses evakuasi dan penyelidikan guna memastikan situasi tetap terkendali.

“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur,” ujarnya.

Tinjau Rehabilitasi Pascabencana, Kasum TNI Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Air Bersih di Tapanuli

Ia menambahkan, kondisi medan yang berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan di lapangan.

Sehingga seluruh personel diminta tetap mengedepankan aspek keselamatan selama menjalankan tugas kemanusiaan dan pengamanan.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan maupun penambangan ilegal di wilayah rawan konflik tersebut.

Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena sangat berisiko terhadap keselamatan,” katanya.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan wilayah hutan lindung yang tidak memiliki aktivitas resmi dan selama ini kerap menjadi lokasi gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata.

TNI AL Gagalkan Peredaran 102 Gram Ganja di Pelabuhan Jayapura, Pemuda 18 Tahun Diamankan

Senada dengan itu, Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan tetap mengikuti perkembangan resmi dari aparat keamanan.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung proses penanganan yang sedang dilakukan petugas di lapangan,” ujarnya saat ditemui media, Kamis (22/5/2026).

TNI AU Resmi Perkuat Armada Udara dengan Rafale dan A400M MRTT, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Kedaulatan RI

Petugas menegaskan bahwa kejadian serupa telah berulang kali terjadi di kawasan tersebut dan memiliki risiko ancaman keselamatan yang sangat tinggi.

Selain berada di wilayah hutan lindung tanpa aktivitas resmi, kawasan itu juga kerap menjadi lokasi aksi teror, penganiayaan dan ancaman kekerasan.

Hingga pembunuhan oleh kelompok kriminal bersenjata sebagai bentuk menunjukkan eksistensi kelompok mereka di tingkat nasional maupun internasional.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Satgas ODC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Motor Diduga Hasil Pencurian Ditemukan Usai Penyampaian Aspirasi SPBP di Nabire
Tragedi Kebakaran Tewaskan 11 Orang, Wakapolda Tekankan Polisi Harus Hadir Jaga Paniai Tetap Kondusif
Kebakaran Maut di Pasar Paniai Timur, Polisi Temukan 11 Orang Meninggal Dunia
erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga
Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel
Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Aparat Kejar Pelaku
Kapolda Papua Tengah Kunjungi Beoga, Dorong Sinergi Aparat dan Masyarakat untuk Menjaga Kamtibmas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:31 WIB

Motor Diduga Hasil Pencurian Ditemukan Usai Penyampaian Aspirasi SPBP di Nabire

Jumat, 11 September 2026 - 05:50 WIB

Tragedi Kebakaran Tewaskan 11 Orang, Wakapolda Tekankan Polisi Harus Hadir Jaga Paniai Tetap Kondusif

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:31 WIB

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Berita Terbaru