
Boyolali, TNGarda.com — Pangdam IV/Diponegoro, Achiruddin menghadiri acara peresmian serentak Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kegiatan strategis jajaran Kodam IV/Diponegoro tersebut dipusatkan di Gerai KDKMP Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pangkalan TNI AU Segera Dibangun di Manokwari Selatan, Papua Diproyeksi Jadi Pusat Strategis Baru
Secara nasional, upacara peresmian dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang dihadiri langsung oleh Presiden RI.
Sementara itu, di wilayah teritorial Kodam IV/Diponegoro, program ini tersebar di delapan Kodim jajaran dengan total mencapai 531 titik KDKMP yang diresmikan secara serentak.

Acara di titik pusat Boyolali turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, serta Komandan Lanud Adi Soemarmo Henri Ahmad Badawi.
Hadir pula Danrem 074/Warastratama, Dandim 0724/Boyolali, Bupati Boyolali, dan jajaran Forkopimda setempat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahap awal ini diresmikan 1.061 gerai KDKMP di seluruh Indonesia, dengan target mencapai 30.000 gerai dalam satu tahun ke depan.
Program tersebut merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat bawah, termasuk petani, pedagang, dan pelaku UMKM.
Dalam arahannya secara daring, Presiden RI menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Koperasi diharapkan menjadi wadah ekonomi yang mandiri, profesional, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Presiden juga mendorong koperasi desa agar berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha produktif lainnya.
Dengan semangat gotong royong, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan dan pemberdayaan berkelanjutan kepada koperasi desa di seluruh Indonesia.
Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa keberadaan KDKMP di wilayah jajaran Kodam IV tidak hanya menjadi simbol penguatan ekonomi desa.
Tetapi juga bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Menurutnya, koperasi desa memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat hingga tingkat pedesaan.
Guru Honorer Terancam Dihapus 2027, Legislator PKS Bongkar Bahaya Besar bagi Sekolah di Daerah
Selain di Desa Kragilan, pendampingan langsung dari para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro juga dilaksanakan di sejumlah wilayah Kodim lainnya.
Di wilayah Kodim 0705/Magelang, pemantauan dipimpin Kasdam IV/Diponegoro di Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang.
Serta Danrem 072/Pamungkas di KDKMP Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Tangis Warga Pecah! Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kisah Perjuangannya Bikin Haru
Sementara itu, di wilayah Kodim 0723/Klaten, kegiatan pengawasan dihadiri Irdam IV/Diponegoro di KDKMP Desa Socongkansi, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten.
Sedangkan di wilayah Kodim 0726/Sukoharjo, peninjauan gerai dipimpin Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro di KDKMP Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Program KDKMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga di berbagai daerah. (Pendam IV/Diponegoro)
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Pendam IV/Diponegoro






