
Jayapura,TNGarda.com – Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz mendapat apresiasi dari tokoh agama Papua, Pdt. Johan Godlief Nussy.
Ia menilai kehadiran Satgas tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga aktif membangun hubungan baik dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan edukatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!
Menurut Johan, pola pendekatan yang diterapkan Satgas Operasi Damai Cartenz membawa suasana berbeda dibandingkan pandangan masyarakat terhadap aparat keamanan pada umumnya.
Personel Satgas dinilai lebih terbuka, ramah, dan mampu berinteraksi langsung dengan warga di berbagai wilayah Papua.
TNI AL dan Italian Navy Sepakat Perkuat Pertahanan Laut, Teknologi Siber Jadi Fokus Utama
“Saya melihat Satgas Damai Cartenz ini sangat ramah dengan masyarakat. Biasanya ada kesan jarak antara masyarakat dengan aparat, tetapi saya melihat ada sesuatu yang berbeda dari Satgas ini,” ujar Johan di Jayapura, Senin (25/5/2026).
Ia mengatakan, pendekatan yang dilakukan personel Satgas mampu menciptakan hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat, terutama melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai memberi rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Satgas Operasi Damai Cartenz juga aktif memberikan edukasi kepada generasi muda.
Edukasi tersebut mencakup bahaya penyalahgunaan narkoba, pembinaan moral, hingga pentingnya menjaga kehidupan sosial yang harmonis di lingkungan masyarakat.
Tak hanya itu, personel Satgas juga rutin melaksanakan aksi sosial dengan mengunjungi panti asuhan, lingkungan gereja, hingga pesantren.
Dalam kegiatan tersebut, mereka memberikan bantuan sosial serta edukasi kepada anak-anak dan remaja sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Papua.
“Bukan hanya itu, mereka juga melakukan kegiatan kesehatan dan berbagai aksi sosial lainnya yang sangat membantu masyarakat,” katanya.
Johan menilai langkah-langkah humanis tersebut menjadi bagian penting dalam memperpendek jarak antara aparat keamanan dan masyarakat Papua.
Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Menurutnya, komunikasi yang baik dan pendekatan persuasif sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Ia berharap berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dijalankan Satgas Operasi Damai Cartenz dapat terus berlanjut demi mendukung terciptanya Papua yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.
“Kami berharap Papua menjadi tanah damai untuk semua orang. Karena itu kami memberikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz yang selain menjaga keamanan, juga hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan-kegiatan humanis,” ujarnya.
Johan juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung proses pembangunan di Tanah Papua secara berkelanjutan.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Satgas.ODC






