Home / TNI

TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 110 Koli Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp770 Juta di Sumut

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatra Utara,TNGarda.com — Tim gabungan yang terdiri dari unsur Den Intel Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) I Belawan, Bea Cukai, BAIS TNI, dan Den Intel Kodam I Bukit Barisan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ballpress pakaian bekas ilegal di Jalan Lintas Sumatera, Sei Balai, Sumatera Utara, Minggu (17/5/2026).

Operasi gabungan tersebut berhasil mengamankan dua unit truk yang kedapatan mengangkut muatan pakaian bekas ilegal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kontak Tembak di Dogiyai! Brimob Papua Tengah Lumpuhkan Perlawanan Kelompok Bersenjata di Idadagi

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sebanyak 110 koli pakaian bekas yang diduga masuk secara ilegal dan melanggar ketentuan kepabeanan yang berlaku di Indonesia.

Selain mengamankan barang bukti berupa pakaian bekas ilegal, aparat juga membawa dua unit kendaraan truk, dua orang sopir, serta satu kernet untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, aktivitas penyelundupan tersebut diduga melanggar Pasal 102 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan. Nilai barang yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp770 juta.

Selanjutnya, seluruh barang bukti beserta para terduga pelaku dibawa menuju Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara di Belawan untuk proses hukum dan penyidikan lanjutan.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata sinergitas antarinstansi dalam memberantas praktik penyelundupan barang ilegal yang berpotensi merugikan perekonomian negara, mengganggu stabilitas perdagangan nasional, serta memberikan dampak negatif terhadap industri dalam negeri.

Baca Juga:  Video Bendera Merah Putih Terbalik di Lanal Nabire Diduga Rekayasa AI

Menteri Desa Yandri Susanto Ingatkan Bahaya Narkoba di Maros, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selain merugikan negara dari sisi penerimaan bea masuk dan pajak, peredaran pakaian bekas ilegal juga dinilai dapat mengancam keberlangsungan industri tekstil lokal dan usaha mikro di bidang sandang.

Pemerintah terus mendorong penindakan terhadap praktik impor ilegal guna menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan melindungi produk dalam negeri dari persaingan tidak sehat.

Tim gabungan menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur distribusi barang ilegal akan terus diperketat, khususnya di wilayah-wilayah strategis yang rawan dijadikan lintasan penyelundupan.

Kolaborasi antara aparat militer, intelijen, dan instansi kepabeanan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan ekonomi lintas wilayah.

Ke depan, aparat penegak hukum juga akan meningkatkan patroli dan operasi terpadu secara berkala untuk mendeteksi lebih dini aktivitas penyelundupan di wilayah pesisir maupun jalur darat.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas ekonomi nasional.

531 Koperasi Desa Resmi Diluncurkan di Wilayah Kodam IV, Prabowo Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Sekaligus melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal yang tidak memenuhi standar dan ketentuan hukum di Indonesia.

Langkah tegas tersebut juga merupakan implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Yang menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan kerja sama lintas sektoral dalam menjaga keamanan wilayah serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang merugikan negara.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Dispen AL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut
Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat
Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat
Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:08 WIB

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut

Kamis, 10 September 2026 - 00:00 WIB

Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Rabu, 9 September 2026 - 05:45 WIB

Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 21:25 WIB

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru