
Puncak Jaya, TNGarda.com – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali melaksanakan patroli gabungan dan kegiatan sambang humanis di kawasan Pasar Sentral Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (22/05/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Patroli berlangsung di sejumlah titik strategis di seputaran Kota Mulia yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kehadiran aparat keamanan di lokasi pasar dan jalur transportasi warga diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Ops Damai Cartenz menyapa langsung para pedagang, tukang ojek, dan warga yang sedang beraktivitas di pasar sentral.
Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan pendekatan humanis yang terus dikedepankan aparat keamanan dalam menjalankan tugas di lapangan.
Pemerintah Larang Marketplace Naikkan Biaya Layanan, Menteri UMKM Ancam Tindak Tegas Platform Nakal
Selain melakukan patroli rutin, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Aparat mengimbau warga agar tetap menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Serta segera melapor apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Para pedagang menyambut baik kegiatan patroli dialogis tersebut. Menurut mereka, kehadiran aparat keamanan di tengah aktivitas masyarakat memberikan rasa nyaman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang.
Wujud Kepedulian TNI, Koramil 1705/01/Nabire Bersihkan Puing Kebakaran Bersama Masyarakat
Hal serupa juga disampaikan sejumlah tukang ojek di kawasan Pasar Sentral Mulia. Mereka menilai komunikasi langsung antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi langkah positif untuk membangun kepercayaan dan mempererat hubungan yang harmonis.
Kaops Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli dialogis dan sambang humanis merupakan bagian dari strategi pendekatan persuasif dalam menjaga keamanan di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Puncak Jaya.

Menurutnya, aparat keamanan tidak hanya hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat.
Oleh karena itu, personel di lapangan diminta untuk selalu mengedepankan sikap humanis dalam berinteraksi dengan warga.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kaops Damai Cartenz.
Gratis di CFD Nabire! Warga Serbu Pemeriksaan Kesehatan HUT ke 2 Polda Papua Tengah
Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa patroli gabungan yang dilakukan secara rutin juga bertujuan membangun komunikasi aktif dengan masyarakat agar tercipta hubungan yang semakin baik antara aparat keamanan dan warga.
Ia menegaskan bahwa melalui dialog langsung, aparat keamanan dapat mengetahui kondisi sosial masyarakat sekaligus mendengar berbagai aspirasi dan masukan dari warga terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
Guru Honorer Terancam Dihapus 2027, Legislator PKS Bongkar Bahaya Besar bagi Sekolah di Daerah
Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli humanis, sambang dialogis
Serta kegiatan pengamanan rutin sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah, khususnya Kabupaten Puncak Jaya.
Kehadiran aparat keamanan diharapkan tidak hanya mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif, tetapi juga mempererat hubungan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat melalui pendekatan yang persuasif dan humanis.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Afif Fudin
Sumber Berita: Satgas ODC






