Legislator PKS: Pergantian Pimpinan BGN Harus Menjadi Momentum Penguatan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TNGarda.com — Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, , menilai pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditetapkan Presiden pada Selasa (2/6/2026).

Harus dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, sistem operasional, serta akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ru’yat, sebagai salah satu program prioritas nasional dengan cakupan penerima manfaat yang sangat luas dan dukungan anggaran negara yang besar.

Prabowo Resmi Paparkan RAPBN 2027 di DPR, Fokus Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Nasional Jadi Sorotan

BGN memerlukan fondasi kelembagaan yang kokoh agar seluruh pelaksanaan program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam sebuah institusi negara.

Namun demikian, fokus utama yang harus menjadi perhatian adalah memastikan proses penguatan kelembagaan, tata kelola.

Serta sistem operasional BGN terus berjalan sehingga tujuan besar Program Makan Bergizi Gratis dapat tercapai secara optimal.

Pertemuan Menhan RI dan Jepang di Jakarta, Ada Kesepakatan Strategis yang Bisa Ubah Peta Kekuatan Kawasan

“Pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa penguatan kelembagaan, tata kelola, dan sistem operasional BGN terus berjalan sehingga tujuan besar Program Makan Bergizi Gratis dapat tercapai secara optimal,” ujar Ru’yat.

Lebih lanjut, Ru’yat menekankan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh figur pimpinan semata.

Menurutnya, kualitas sistem yang dibangun menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan program, mulai dari proses perencanaan, pengadaan, pengawasan, distribusi makanan, hingga mekanisme evaluasi yang terukur dan berkelanjutan.

TNI AU Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia Brunei di HUT ke 65 RBAF, Jupiter Aerobatic Team Tampil Istimewa

Baca Juga:  Tradisi Nyekar Jelang Idulfitri, Warga Bumiwonorejo Nabire Gelar Ziarah Kubur Bersama

Ia mengingatkan bahwa program tersebut menyangkut kebutuhan gizi jutaan anak Indonesia sekaligus menggunakan anggaran negara yang sangat besar.

Oleh karena itu, seluruh proses pelaksanaannya harus ditopang oleh standar operasional yang jelas, tata kelola yang baik, serta sistem pengawasan yang kuat dan berlapis guna mencegah berbagai potensi penyimpangan.

Ru’yat juga menilai evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap BGN perlu dijadikan sebagai bahan perbaikan berkelanjutan bagi organisasi.

Satbrimob Polda Sulteng Hadirkan Beras Murah SPHP, Warga Palu Antusias Serbu Stan Pangan di Depan Mako

Berbagai catatan terkait disiplin pelaksanaan SOP, tata kelola kelembagaan, maupun pengendalian kualitas harus dijawab melalui penguatan sistem secara menyeluruh, bukan hanya melalui pergantian personel di tingkat pimpinan.

Menurutnya, perhatian publik seharusnya tidak berhenti pada pergantian pejabat semata, melainkan diarahkan pada upaya membangun institusi yang semakin matang, profesional, dan mampu menjaga kualitas layanan secara konsisten di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan sistem yang kuat, keberlangsungan program akan lebih terjamin meskipun terjadi perubahan kepemimpinan.

MUI Nabire dan Dinas Peternakan Gelar Sosialisasi Qurban 1447 H, Ada Hal Penting yang Wajib Diketahui Masyarakat

Sebagai mitra kerja BGN, Komisi IX DPR RI, kata Ru’yat, akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta dikelola berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Ia berharap kepemimpinan baru BGN dapat melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis sebelumnya sekaligus melakukan pembenahan terhadap aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan demi menjaga keberlanjutan program dan kepercayaan publik terhadap institusi pelaksana program strategis nasional tersebut.

 

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humas PKS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKS Desak Evaluasi Direksi PLN Usai Blackout Sumatra, Ahmad Tarmizi: Rumah Sakit Jangan Jadi Korban Lagi!
TNI AU Turun Tangan! Denmatra 2 Pasgat Renovasi Mushola Warga di Malang, Jamaah Kini Lebih Nyaman Beribadah
Jaga Stabilitas Papua Tengah, Patroli Dialogis Ops Damai Cartenz 2026 Tuai Apresiasi Warga Sinak
Pertemuan Strategis TNI AL Australia Hasilkan Kesepakatan Penting, Ini Fokus Kerja Samanya
Patroli Jalan Kaki Ops Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan Kota Dekai Yahukimo
Gubernur Apolo Safanpo: Proyek Tebu Merauke Serap 3.500 Tenaga Kerja, Prioritaskan Orang Asli Papua
Bikin Haru! Satgas Yonif 511/DY Ajari Mama Mama Papua Membuat Kue, Kini Punya Peluang Tambah Penghasilan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:40 WIB

Legislator PKS: Pergantian Pimpinan BGN Harus Menjadi Momentum Penguatan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:21 WIB

PKS Desak Evaluasi Direksi PLN Usai Blackout Sumatra, Ahmad Tarmizi: Rumah Sakit Jangan Jadi Korban Lagi!

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:10 WIB

TNI AU Turun Tangan! Denmatra 2 Pasgat Renovasi Mushola Warga di Malang, Jamaah Kini Lebih Nyaman Beribadah

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:52 WIB

Jaga Stabilitas Papua Tengah, Patroli Dialogis Ops Damai Cartenz 2026 Tuai Apresiasi Warga Sinak

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:00 WIB

Pertemuan Strategis TNI AL Australia Hasilkan Kesepakatan Penting, Ini Fokus Kerja Samanya

Berita Terbaru