Divpropam Polri Turun ke Dogiyai, Perkuat Komunikasi dengan Tokoh Adat demi Redam Konflik

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dogiyai, Papua Tengah – TNGarda.com –  Upaya menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian terus diperkuat di Kabupaten Dogiyai.

Kehadiran personel Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan humanis dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan tim Divpropam tidak hanya berfokus pada fungsi pengawasan internal, tetapi juga mendorong pendekatan persuasif guna mempererat hubungan antara polisi dan warga.

Wabup Nabire Letakkan Batu Pertama Jembatan Garuda di Waroki, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

Bersama jajaran Polsek Kamuu, mereka aktif menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mencegah potensi konflik serta memperkuat kepercayaan publik.

Pertemuan yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Kamuu ini melibatkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Derek Waine (tokoh intelektual), Alex Waine (tokoh pemuda).

Serta para kepala kampung seperti Yulianus Boby dari Ikebo, Marthen Tebai dari Dikiyowa, dan Ipo Gane dari Ekemanida.

Kehadiran mereka dinilai krusial sebagai jembatan aspirasi antara masyarakat dan kepolisian.

Sekretaris Biro Provos Divpropam Polri, Kombes Pol Prianto Teguh Nugroho, menegaskan bahwa komunikasi terbuka merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Ia menyebutkan bahwa kehadiran Polri tidak semata-mata untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk membantu masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.

Wamenhan Hadiri Rakor di Kementerian PANRB, Perkuat Strategi Rekrutmen SDM Nasional

“Kami ingin memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik, sehingga tidak berkembang menjadi gangguan keamanan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas wilayah.

Baca Juga:  Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Pengamanan Satgas Operasi Damai Cartenz Berjalan Lancar

Dalam konteks Papua, tokoh adat dan masyarakat lokal menjadi elemen penting dalam meredam potensi konflik sosial yang dapat berkembang lebih luas.

Yonif TP 804/DBAY Perkuat Polri Amankan Aksi di Nabire, 785 Personel Gabungan Disiagakan

Sementara itu, tokoh pemuda Dogiyai, Alex Waine, menilai bahwa komunikasi antara masyarakat dan aparat kepolisian masih perlu terus ditingkatkan.

Ia berharap adanya ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam penyelesaian persoalan, termasuk berperan sebagai mediator di lapangan.

Menurutnya, sejumlah peristiwa sebelumnya menunjukkan adanya kesenjangan komunikasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Ia mencontohkan insiden penemuan jenazah yang sempat memicu ketegangan antara pemuda dan aparat keamanan.

Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya

“Upaya meredam situasi sudah dilakukan, tetapi koordinasi yang terbatas dan adanya pihak tertentu yang memperkeruh keadaan menjadi tantangan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Prianto kembali menegaskan komitmen Polri untuk membuka ruang dialog yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Ia memastikan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan seiring dengan peningkatan profesionalisme anggota di lapangan.

Kepala Suku Besar Wate dan Satpol PP Apresiasi Pengamanan Aksi, Nabire Tetap Kondusif

“Pendekatan humanis dan profesional menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.

Melalui komunikasi yang intensif dan kolaboratif, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat.

Pendekatan humanis yang konsisten diyakini mampu menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan sekaligus mencegah potensi konflik di wilayah Dogiyai.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Humas Polda Papua Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga
Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel
Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Aparat Kejar Pelaku
Kapolda Papua Tengah Kunjungi Beoga, Dorong Sinergi Aparat dan Masyarakat untuk Menjaga Kamtibmas
Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Pengamanan Satgas Operasi Damai Cartenz Berjalan Lancar
Aksi KNPB di Nabire Berjalan Humanis dan Demokratis, Kapolres Apresiasi Sinergi Personel Gabungan
Kapolres Nabire Tinjau Aksi Damai KNPB, Kedepankan Pendekatan Humanis
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:31 WIB

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Aparat Kejar Pelaku

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:58 WIB

Kapolda Papua Tengah Kunjungi Beoga, Dorong Sinergi Aparat dan Masyarakat untuk Menjaga Kamtibmas

Berita Terbaru