
NABIRE, TIMURNEWS.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nabire mencatat penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp2.429.747.275 atau sekitar Rp2,42 miliar selama periode Januari hingga September 2026.
Dari pengelolaan dana umat tersebut, sebanyak 4.174 mustahik tercatat sebagai penerima manfaat program BAZNAS di Kabupaten Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian tersebut dipaparkan Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Nabire, Ir. Wahyu Budi Santoso, M.M., dalam Rapat Kerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026).
Berdasarkan laporan penghimpunan, dana tersebut berasal dari berbagai sumber penerimaan, baik melalui BAZNAS maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Rinciannya, zakat maal sebesar Rp367.507.275, zakat fitrah Rp1.850.155.000, infak dan sedekah terikat tertentu (ISTT) Rp37.945.000, infak dan sedekah tidak terikat (IST) Rp11.000.000, dana kurban Rp20.300.000, serta fidyah Rp142.840.000.
Dalam periode yang sama, BAZNAS Kabupaten Nabire mencatat sebanyak 36.533 muzaki atau orang yang menunaikan zakat dan 1.803 munfik atau orang yang menyalurkan infak.

Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), jumlah penerima manfaat atau mustahik di Kabupaten Nabire mencapai 4.174 orang.
Dalam menjalankan fungsi pendistribusian dan pendayagunaan zakat, BAZNAS Kabupaten Nabire menyalurkan bantuan melalui lima bidang utama, yakni kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta dakwah dan advokasi.
Pada bidang kemanusiaan, bantuan yang disalurkan tercatat sebesar Rp13.500.000. Bidang kesehatan sebesar Rp4.500.000, pendidikan Rp76.750.000, ekonomi Rp19.500.000, serta dakwah dan advokasi sebesar Rp32.000.000.
Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat
Berbagai program kemanusiaan juga diwujudkan melalui kegiatan Tebar Kurban Berkah BAZNAS, bantuan renovasi rumah layak huni bagi mustahik.
serta bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana kebakaran.
Salah satu program tersebut diwujudkan melalui renovasi rumah milik keluarga Waryoso di Kabupaten Nabire.
Program ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menempati rumah yang lebih layak dan aman.

Selain program bantuan sosial, BAZNAS Kabupaten Nabire juga melaksanakan penyaluran zakat fitrah dan fidyah pada momentum Ramadan 2026.
Dalam laporan yang dipaparkan, penyaluran zakat fitrah tercatat sebesar Rp1.920.862.796, sedangkan penyaluran fidyah mencapai Rp142.840.000.
Penyaluran tersebut bertujuan membantu masyarakat yang berhak menerima zakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
Di bidang dakwah dan advokasi, BAZNAS turut memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, majelis taklim, kegiatan keislaman, serta para mubalig dan ustaz dalam menyampaikan edukasi mengenai zakat kepada masyarakat.
Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki tugas mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Nabire terus mendorong optimalisasi penghimpunan dana umat melalui penguatan koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Keberadaan UPZ memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan penghimpunan zakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah.
Melalui sinergi tersebut, pengelolaan dana umat diharapkan semakin optimal, amanah, dan transparan.

Dengan demikian, penyaluran bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan serta memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Capaian penghimpunan dan pendistribusian tersebut menjadi gambaran kontribusi BAZNAS Kabupaten Nabire dalam memperkuat pengelolaan zakat.
Sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: TNGarda.com






