
Nabire, Papua Tengah — TNGarda.com – PAUDIT Insan Mandiri Nabire kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas melalui kegiatan outing class bertema “Bersahabat dengan Alam” yang dilaksanakan di lingkungan Yonif TP 804/DBAY Kimi, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari metode pembelajaran kontekstual yang mengedepankan pengalaman langsung bagi anak usia dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan outing class ini dirancang sebagai sarana edukasi berbasis pengalaman (experiential learning) yang memungkinkan peserta didik belajar secara aktif melalui interaksi langsung dengan alam dan lingkungan sekitar.
Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menstimulasi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak.
Acara diawali dengan sesi foto bersama Kepala Satuan Yonif TP 804/DBAY Kimi sebagai bentuk dukungan institusi terhadap kegiatan pendidikan.
Dukungan dari pihak satuan ini menunjukkan sinergi antara lembaga pendidikan dan instansi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan edukatif.

Selanjutnya, para peserta didik diajak berkeliling area lokasi untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis hewan ternak serta lahan pertanian.
Kegiatan ini memberikan wawasan dasar mengenai sumber pangan dan ekosistem lingkungan kepada anak sejak usia dini.
Dalam praktiknya, anak-anak terlibat langsung dalam berbagai aktivitas seperti memberi makan ikan lele, ikan nila, kambing, sapi, bebek, hingga ayam kampung.
Eskalasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Ingatkan PPIU Soal Keselamatan Jemaah Umrah
Interaksi ini tidak hanya meningkatkan rasa ingin tahu, tetapi juga menumbuhkan empati serta kepedulian terhadap makhluk hidup.
Peserta didik juga diperkenalkan dengan area persawahan yang akan ditanami padi.
Edukasi ini menjadi langkah awal dalam mengenalkan konsep ketahanan pangan dan pentingnya sektor pertanian dalam kehidupan sehari-hari.
Dapur SPPG-003 Siriwini Dipuji Hampir Sempurna, Satgas Soroti Dua Hal Penting Ini
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak mendapatkan pendampingan penuh dari tenaga pendidik PAUDIT Insan Mandiri Nabire serta anggota Yonif TP 804/DBAY Kimi.
Pendampingan ini memastikan keamanan, kenyamanan, serta efektivitas proses pembelajaran di lapangan.
Kepala PAUDIT Insan Mandiri Nabire, Nurnaningsih, menjelaskan bahwa kegiatan outing class merupakan bagian penting dari strategi pembelajaran yang mengintegrasikan teori dengan praktik langsung.
“Pembelajaran berbasis alam memberikan pengalaman nyata bagi anak.
Hal ini penting untuk membentuk karakter yang peduli lingkungan, memiliki rasa syukur, serta mampu berkembang secara mandiri sejak usia dini,” ujarnya.
Penanggung jawab kegiatan, Nur Rahmi, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan membangun keberanian dan kemandirian anak melalui pengalaman baru yang menyenangkan.
“Kami ingin anak-anak belajar sambil bermain, mencoba hal baru, serta memperkuat kebersamaan dengan teman dan guru dalam suasana yang positif,” jelasnya.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Yonif TP 804/DBAY Kimi atas dukungan fasilitas dan pendampingan selama kegiatan berlangsung.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada orang tua murid yang telah memberikan kepercayaan penuh terhadap program sekolah.
Melalui kegiatan ini, PAUDIT Insan Mandiri Nabire menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang berorientasi pada pengembangan karakter, pengetahuan, dan keterampilan hidup.
Program outing class menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan modern.
Dengan mengusung tema “Bersahabat dengan Alam”, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini serta membentuk generasi yang peduli, tangguh, dan mandiri di masa depan.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: TNGarda.com


