
Deiyai, TNGarda.com – Wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan pengamanan serta pembersihan kompleks YAPIS (Yayasan Pendidikan Islam) di Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir Gobang 8 bersama Kodim 1703/Deiyai, Polres Deiyai, Satgas Kewilayahan Yonif 711/Raksatama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PKS Soroti Rencana Kenaikan Harga MinyaKita, Askweni: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban
Serta warga setempat, menyusul insiden pembakaran yang dilakukan oleh orang tidak dikenal terhadap fasilitas pendidikan Islam tersebut, Sabtu (6/6).
Kompleks YAPIS yang terdampak meliputi bangunan SD, SMP, serta Pesantren Ash-Shiddiq Waghete.

Aksi gotong royong dilakukan untuk membersihkan puing-puing dan mengamankan area sekitar guna mempercepat proses pemulihan lingkungan pendidikan.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung kembalinya aktivitas belajar mengajar dan kegiatan keagamaan secara normal sehingga para siswa serta tenaga pendidik dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.
Prestasi Pendidikan Muhammadiyah Dinilai Mampu Menjadi Motor Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional
Komandan Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir Gobang 8, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan di wilayah penugasan tidak hanya berorientasi pada pengamanan dan menjaga stabilitas keamanan,tetapi juga memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, pemulihan fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dalam menjaga masa depan generasi muda Papua.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Pendidikan adalah aset penting bagi masa depan anak-anak Papua, sehingga kami berupaya mendukung percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan kembali,” ujarnya.
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
Kegiatan pembersihan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang turut terlibat secara langsung.
Kebersamaan yang terjalin antara aparat keamanan dan warga menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong masih menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah.
Selain mempercepat proses pemulihan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah.

Melalui kolaborasi yang solid antara seluruh unsur keamanan dan masyarakat, diharapkan kompleks YAPIS Waghete dapat segera kembali berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Kehadiran aparat bersama warga dalam proses pemulihan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan pendidikan, memperkuat persatuan, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Deiyai.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Puspen TNI






