
Rome,TNGarda.com – Hubungan kerja sama pertahanan maritim antara Indonesia dan Italia kembali diperkuat melalui forum strategis Navy to Navy Talks ke-3 yang berlangsung di Markas Besar Marina Militare, Roma.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dan Italian Navy di tengah dinamika keamanan maritim global yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Delegasi TNI AL dipimpin oleh Yayan Sofiyan selaku Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal).
Sementara delegasi Italia dipimpin oleh Enrico Vignola, Head of 3rd Department of Plans, Operations and Maritime Strategy Italian Navy.
Kedua pihak membahas berbagai peluang peningkatan kerja sama strategis yang akan dijalankan dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam forum tersebut, kedua angkatan laut sepakat meningkatkan kapabilitas proyeksi kekuatan dan dukungan logistik melalui berbagai program kerja sama.
Bentuk kerja sama itu meliputi pendidikan militer, pelatihan personel, pertukaran pengalaman operasional, hingga pelaksanaan latihan bersama guna meningkatkan profesionalisme dan interoperabilitas prajurit kedua negara.

Selain fokus pada penguatan sumber daya manusia, pembahasan juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi modern dalam operasi maritim.
TNI AL dan Italian Navy menilai penggunaan unmanned system serta teknologi siber menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi ancaman keamanan laut di era modern,terutama pada domain operasi bawah laut yang kini semakin strategis.
PBNU Kutuk Serangan Israel di Lebanon Selatan, Ribuan Sipil Tewas dan Jutaan Mengungsi
Perkembangan teknologi dan meningkatnya ketergantungan dunia terhadap infrastruktur bawah laut menjadi perhatian khusus dalam forum tersebut.
Kabel komunikasi internasional, jaringan internet global, hingga pipa distribusi energi yang melintasi perairan Indonesia dinilai memiliki nilai strategis tinggi dan perlu mendapatkan perlindungan maksimal dari potensi ancaman keamanan.
Laksda TNI Yayan Sofiyan menegaskan bahwa posisi geografis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun kerja sama strategis internasional.
Indonesia tidak hanya berada di jalur perdagangan dunia, tetapi juga memiliki sumber daya alam yang melimpah dan populasi besar yang menjadi potensi penting dalam pengembangan kemitraan pertahanan dan ekonomi.
Gratis di CFD Nabire! Warga Serbu Pemeriksaan Kesehatan HUT ke 2 Polda Papua Tengah
Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan Indonesia memiliki daya tawar tinggi dalam membangun hubungan bilateral yang saling menguntungkan.
Kerja sama antara TNI AL dan Italian Navy diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan pertahanan maritim.
Tetapi juga mampu mendukung stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik yang saat ini menjadi perhatian dunia internasional.
Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!
Melalui komunikasi yang semakin intensif, Italia juga berharap dapat memperluas kerja sama pertahanan maritim dengan negara-negara ASEAN melalui Indonesia.
Di sisi lain, Indonesia berharap hubungan strategis dengan Italia dapat membuka peluang kontribusi yang lebih besar dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan Mediterania melalui kerja sama militer dan diplomasi pertahanan.
PKS Warning Pemerintah dan BI! Kepercayaan Pasar Bisa Goyah Jika Rupiah Terus Tertekan
Forum diplomasi strategis kedua angkatan laut ini diharapkan mampu mendukung kepentingan nasional Indonesia di bidang pertahanan dan keamanan maritim.
Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali yang terus mendorong penguatan diplomasi pertahanan dan modernisasi kekuatan laut.
Serta peningkatan kerja sama internasional guna menghadapi tantangan keamanan maritim global di masa depan.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: TNI AL







