TNI AL dan Italian Navy Sepakat Perkuat Pertahanan Laut, Teknologi Siber Jadi Fokus Utama

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rome,TNGarda.com – Hubungan kerja sama pertahanan maritim antara Indonesia dan Italia kembali diperkuat melalui forum strategis Navy to Navy Talks ke-3 yang berlangsung di Markas Besar Marina Militare, Roma.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dan Italian Navy di tengah dinamika keamanan maritim global yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

MUI Nabire dan Dinas Peternakan Gelar Sosialisasi Qurban 1447 H, Ada Hal Penting yang Wajib Diketahui Masyarakat

Delegasi TNI AL dipimpin oleh Yayan Sofiyan selaku Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal).

Sementara delegasi Italia dipimpin oleh Enrico Vignola, Head of 3rd Department of Plans, Operations and Maritime Strategy Italian Navy.

Kedua pihak membahas berbagai peluang peningkatan kerja sama strategis yang akan dijalankan dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam forum tersebut, kedua angkatan laut sepakat meningkatkan kapabilitas proyeksi kekuatan dan dukungan logistik melalui berbagai program kerja sama.

Bentuk kerja sama itu meliputi pendidikan militer, pelatihan personel, pertukaran pengalaman operasional, hingga pelaksanaan latihan bersama guna meningkatkan profesionalisme dan interoperabilitas prajurit kedua negara.

Selain fokus pada penguatan sumber daya manusia, pembahasan juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi modern dalam operasi maritim.

TNI AL dan Italian Navy menilai penggunaan unmanned system serta teknologi siber menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi ancaman keamanan laut di era modern,terutama pada domain operasi bawah laut yang kini semakin strategis.

PBNU Kutuk Serangan Israel di Lebanon Selatan, Ribuan Sipil Tewas dan Jutaan Mengungsi

Perkembangan teknologi dan meningkatnya ketergantungan dunia terhadap infrastruktur bawah laut menjadi perhatian khusus dalam forum tersebut.

Kabel komunikasi internasional, jaringan internet global, hingga pipa distribusi energi yang melintasi perairan Indonesia dinilai memiliki nilai strategis tinggi dan perlu mendapatkan perlindungan maksimal dari potensi ancaman keamanan.

Laksda TNI Yayan Sofiyan menegaskan bahwa posisi geografis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun kerja sama strategis internasional.

Baca Juga:  Aksi Heroik Prajurit Lanud Haluoleo Bantu Korban Banjir Kendari, Warga Terharu Lihat Kepedulian TNI AU

Indonesia tidak hanya berada di jalur perdagangan dunia, tetapi juga memiliki sumber daya alam yang melimpah dan populasi besar yang menjadi potensi penting dalam pengembangan kemitraan pertahanan dan ekonomi.

Gratis di CFD Nabire! Warga Serbu Pemeriksaan Kesehatan HUT ke 2 Polda Papua Tengah

Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan Indonesia memiliki daya tawar tinggi dalam membangun hubungan bilateral yang saling menguntungkan.

Kerja sama antara TNI AL dan Italian Navy diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan pertahanan maritim.

Tetapi juga mampu mendukung stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik yang saat ini menjadi perhatian dunia internasional.

Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!

Melalui komunikasi yang semakin intensif, Italia juga berharap dapat memperluas kerja sama pertahanan maritim dengan negara-negara ASEAN melalui Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia berharap hubungan strategis dengan Italia dapat membuka peluang kontribusi yang lebih besar dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan Mediterania melalui kerja sama militer dan diplomasi pertahanan.

PKS Warning Pemerintah dan BI! Kepercayaan Pasar Bisa Goyah Jika Rupiah Terus Tertekan

Forum diplomasi strategis kedua angkatan laut ini diharapkan mampu mendukung kepentingan nasional Indonesia di bidang pertahanan dan keamanan maritim.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali yang terus mendorong penguatan diplomasi pertahanan dan modernisasi kekuatan laut.

Serta peningkatan kerja sama internasional guna menghadapi tantangan keamanan maritim global di masa depan.

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: TNI AL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut
Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat
Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat
Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:08 WIB

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut

Kamis, 10 September 2026 - 00:00 WIB

Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Rabu, 9 September 2026 - 05:45 WIB

Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 21:25 WIB

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru