
Halmahera Utara,TNGard.com — Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap tiga pendaki yang terjebak di kawasan puncak Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, memasuki hari kedua.
Tim gabungan dari Brimob Polda Maluku Utara bersama unsur SAR lainnya terus mengintensifkan pencarian di tengah cuaca ekstrem dan meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam proses pencarian, tim melakukan penyisiran melalui jalur darat serta pemantauan udara menggunakan drone guna mempercepat identifikasi lokasi korban dan memastikan kondisi medan di sekitar area pencarian.
Prabowo Tinjau Fasilitas Kesehatan di Pulau Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN Filipina
Hingga Sabtu (9/5/2026), personel gabungan berhasil mencapai Pos 5 yang berada di dekat bibir kawah Gunung Dukono.
Namun, operasi evakuasi menghadapi berbagai kendala serius. Kabut tebal dan hujan deras di titik koordinat 1°42’13.7″N / 127°52’50.2″E menyebabkan jarak pandang sangat terbatas.
Selain faktor cuaca, erupsi Gunung Dukono yang terjadi secara tiba-tiba juga membahayakan keselamatan personel di lapangan.
Demi mengutamakan keselamatan seluruh anggota tim, operasi sementara dihentikan dan personel melakukan perlindungan serta konsolidasi di lokasi yang dinilai aman sambil menunggu kondisi memungkinkan untuk melanjutkan evakuasi.
TNI Bergerak Cepat Evakuasi Warga Pascaserangan OPM di Mimika, Korban Anak Jadi Sorotan
Dalam operasi tersebut, Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Angel Elga, perempuan, dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, dua korban lainnya yang merupakan warga negara asing (WNA) telah diketahui titik koordinat keberadaannya, namun belum dapat dievakuasi akibat tingginya aktivitas erupsi Gunung Dukono.
Tim gabungan memastikan operasi pencarian dan evakuasi akan kembali dilanjutkan setelah cuaca membaik dan situasi di sekitar gunung dinyatakan aman untuk proses penyelamatan lanjutan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang memiliki aktivitas vulkanik tinggi dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Humas Brimob


