Tembagapura, Papua Tengah – TNGarda.com — Situasi keamanan di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali memanas.
Setelah kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) diduga pimpinan Guspi Waker melakukan serangan terhadap warga sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Rabu (7/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden tersebut menyebabkan seorang anak perempuan berusia sekitar 12 hingga 15 tahun meninggal dunia akibat luka tembak.
Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas
Selain itu, satu warga lainnya mengalami luka pada bagian betis kiri dan kini masih menjalani perawatan medis.
Akibat serangan tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari ancaman kelompok bersenjata.
Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI, personel Satgas TNI sebelumnya telah mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan dari arah Camp David di seberang sungai.
Sebelum terdengar dua kali letusan senjata api yang kemudian disusul rentetan tembakan ke arah posisi personel TNI di sekitar permukiman masyarakat.
Dalam menghadapi situasi tersebut, prajurit TNI disebut tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE) dengan bertindak profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.
TNI juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat sipil menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan pengamanan di wilayah konflik Papua.
Personel Satgas TNI langsung melakukan evakuasi terhadap perempuan, anak-anak, dan warga lainnya ke tempat yang lebih aman sebelum melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melarikan diri ke kawasan hutan.
Saat proses pengamanan berlangsung, prajurit TNI menemukan seorang anak perempuan yang mengalami luka tembak di bagian bahu kiri. Korban kemudian ditandu menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Namun, dalam perjalanan di Jalan Poros MP 69, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Hingga saat ini, Satgas TNI Kewilayahan masih melakukan patroli pengamanan serta pendalaman terkait insiden penyerangan tersebut.
Pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker juga terus ditingkatkan di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya.
Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kasus kekerasan bersenjata yang berdampak pada masyarakat sipil di Papua.
Warga berharap situasi keamanan segera kondusif agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan damai.
TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat Papua melalui langkah pengamanan yang cepat, profesional, dan sesuai prosedur demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Puspen TNI










