Di Balik Konflik Berdarah Sinak, Langkah Cepat Bupati Puncak Ini Jadi Sorotan Publik

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Jaya, Papua Tengah – TNGarda.com –  Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak Jaya pada Kamis (23/4/2026) guna memastikan kondisi warga serta menyalurkan bantuan kepada korban konflik di wilayah Sinak.

Kunjungan yang berlangsung di Kota Mulia ini dihadiri jajaran Forkopimda dari Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari respons cepat pemerintah daerah dalam menangani situasi kemanusiaan pascakonflik.

Viral ! Aksi Lilin Kemanusiaan di Nabire Jadi Sorotan ; Seruan Lindungi Warga Sipil Menggema Keras

Dalam agenda tersebut, rombongan Bupati Puncak membawa bantuan berupa sembako dan santunan uang duka bagi masyarakat terdampak yang saat ini mengungsi di wilayah Puncak Jaya.

Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Peristiwa yang melatarbelakangi kunjungan ini terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, di mana terjadi pembakaran honai dan penembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata pimpinan Lekagak Telenggen.

TNI Tebar Kasih di Puncak Jaya, Satgas Yonif 743 / PSY Perkuat Kebersamaan Bersama Warga Mondu

Akibat insiden tersebut, sejumlah warga sipil menjadi korban, baik meninggal dunia maupun mengalami luka-luka.

Korban termasuk anak-anak yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Mulia.

Dalam kunjungannya, Bupati Elvis Tabuni bersama rombongan menjenguk para korban di rumah sakit, termasuk dua anak yang mengalami luka serius akibat serpihan peluru dan ledakan.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan kemanusiaan yang menekankan empati dan kehadiran langsung pemerintah.

Selain itu, rombongan juga melanjutkan kegiatan ke Distrik Muara untuk mengikuti penyerahan bantuan secara simbolis serta rapat koordinasi penanganan darurat bersama pihak terkait.

Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak dalam laporannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat dan berhasil mengevakuasi korban ke RSUD Mulia dengan dukungan aparat keamanan.

Baca Juga:  Wabup Nabire Letakkan Batu Pertama Jembatan Garuda di Waroki, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

Bupati Puncak Jaya dalam arahannya menekankan pentingnya distribusi bantuan yang tepat sasaran serta mengapresiasi kinerja tim medis dan relawan yang bergerak cepat dalam proses evakuasi dan penanganan korban.

Satgas Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan dan Dukung Ekonomi Mama-Mama Papua di Sinak

Sementara itu, Elvis Tabuni menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa masyarakatnya dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah warga.

“Kami turut berduka atas musibah ini dan hari ini kami datang untuk memberikan bantuan serta memastikan kondisi masyarakat kami,” ujar Elvis Tabuni.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung sejak awal kejadian dan akan terus mendukung upaya penanganan darurat di wilayah terdampak.

Mendes Yandri Dukung Pelarangan Vape, BNN Temukan Kandungan Narkotika dalam Sampel Cairan

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, serta perlengkapan dasar lainnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Puncak juga memberikan bantuan uang duka sebesar Rp500 juta kepada para korban.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Sinak dan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk solidaritas dan harapan pemulihan kondisi keamanan.

Menko Polkam Dampingi Wapres Tinjau Bandara dan Pelabuhan Nabire, Dorong Konektivitas Papua Tengah

Usai kegiatan, rombongan Bupati Puncak kembali melalui Bandara Mulia menuju Jayapura, sementara Forkopimda lainnya melanjutkan perjalanan ke Timika.

Aparat keamanan TNI-Polri di wilayah tersebut diharapkan terus meningkatkan pengamanan melalui patroli dan pemantauan terhadap para pengungsi guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan serta menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Kodim 1717 Puncak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar Film “Pesta Babi” Angkat Isu Masyarakat Adat dan Lingkungan Papua
Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire
Kapolres Nabire Respons Cepat Kasus Begal, Gelar Pertemuan dengan Komunitas Ojek
Mobil Perpustakaan Keliling Lanal Nabire Tumbuhkan Literasi di Sekolah Pesisir
Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Kinerja Satgas Damai Cartenz
Kapolres Nabire Bedah Rumah Warga di Jalan Jakarta, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Aksi Mahasiswa Puncak
Massa Aksi “Papua Tengah Mogok” Desak Long March dari Dua Titik Menuju DPRP Nabire
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:42 WIB

Nobar Film “Pesta Babi” Angkat Isu Masyarakat Adat dan Lingkungan Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire

Senin, 4 Mei 2026 - 12:21 WIB

Kapolres Nabire Respons Cepat Kasus Begal, Gelar Pertemuan dengan Komunitas Ojek

Senin, 4 Mei 2026 - 03:37 WIB

Mobil Perpustakaan Keliling Lanal Nabire Tumbuhkan Literasi di Sekolah Pesisir

Rabu, 29 April 2026 - 23:52 WIB

Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Kinerja Satgas Damai Cartenz

Berita Terbaru