Home / TNI

Pendekatan Humanis Satgas Yonarmed 19/Bogani Berbuah Hasil, Warga Perbatasan Sukarela Serahkan Senjata Api Rakitan

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambas, TNGarda.com – Pendekatan humanis yang konsisten diterapkan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani kembali membuahkan hasil positif.

Seorang warga berinisial AM (47), petani asal Desa Sungai Bening, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, secara sukarela menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan jenis Bowman kepada personel Pos Sei Bening, Minggu (5/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan senjata api rakitan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap TNI sekaligus menunjukkan tumbuhnya kesadaran hukum warga di wilayah perbatasan.

Kodaeral XIV Sorong Tetap Bantu Korban Kebakaran Klademak II di Hari Ketujuh, Layani Kesehatan dan Distribusi Air Bersih

Keberhasilan ini tidak terlepas dari komunikasi sosial dan edukasi yang terus dilakukan personel Satgas melalui pendekatan dialogis, persuasif, serta kunjungan langsung ke tengah masyarakat.

Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Letkol Arm Hanafi Solaeman, S.I.P., M.S.S.S., M.O.S., menjelaskan bahwa senjata api rakitan jenis Bowman kaliber 12 mm tersebut diserahkan secara sukarela setelah personel Pos Sei Bening memberikan pemahaman mengenai bahaya kepemilikan senjata api ilegal beserta konsekuensi hukumnya.

Misi Kemanusiaan TNI AU di Papua Sukses, Jenazah Pilot PT AMA Air Korban KKB Berhasil Dievakuasi

Menurutnya, personel Satgas secara rutin melakukan komunikasi sosial dari rumah ke rumah untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, warga memperoleh pemahaman bahwa kepemilikan senjata api tanpa izin tidak hanya melanggar hukum.

Tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Warga sadar bahwa menyimpan senjata api, meskipun untuk berburu, memiliki risiko keselamatan yang besar dan melanggar hukum.

Kesadaran inilah yang menggerakkan Saudara AM untuk menyerahkannya secara sukarela kepada kami,” ujar Dansatgas.

Baca Juga:  Aksi Cepat Yonif TP 804/DBAY di Nabire Bikin Haru, Pemuda GPDI Pondok Kimi Tak Menyangka Dibantu Sampai Tuntas

Saat diterima personel Pos Sei Bening, senjata api rakitan tersebut berada dalam kondisi baik, tidak memiliki nomor registrasi, dan tidak disertai amunisi.

Fakta Baru Penembakan Pilot Asing di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Beberkan Hasil Visum

Selanjutnya, personel Satgas melaksanakan prosedur pengamanan sesuai ketentuan, meliputi pendataan identitas penyerah, dokumentasi, serta pengamanan barang bukti.

Barang bukti tersebut kemudian diproses secara administratif sebelum dilaporkan kepada Komando Atas untuk penanganan lebih lanjut sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku.

Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani memberikan apresiasi kepada AM atas sikap kooperatif dan keberaniannya menyerahkan senjata api rakitan secara sukarela.

Heboh! Aparat Temukan Senjata Api di Rumah TKA Tambang Ilegal Nabire, Korem 173 / PVB Bongkar Fakta Mengejutkan

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya agar tidak lagi menyimpan senjata api ilegal dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah perbatasan.

“Kami akan terus konsisten merangkul masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

Saya juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif dengan tidak menyimpan atau menggunakan senjata api ilegal,” tegas Letkol Arm Hanafi Solaeman.

Prajurit Yonif TP 804/DBAY Bersihkan Pasar Kimi Bersama Warga, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Keberhasilan tersebut turut mendapat apresiasi dari Pangkogaspamtaswil Darat XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si.

Menurutnya, penyerahan senjata api secara sukarela merupakan bukti bahwa pendekatan humanis yang diterapkan Satgas Yonarmed 19/Bogani mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya menjaga kedaulatan negara.

Tetapi juga memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kodam Tanjung Pura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut
Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat
Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat
Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:08 WIB

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut

Kamis, 10 September 2026 - 00:00 WIB

Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Rabu, 9 September 2026 - 05:45 WIB

Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:49 WIB

Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru