
Nabire – TNGarda.ckom – Kasiter Kasrem Korem 173/Vira Pratama Bhakti (VPB), Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, menyampaikan sambutan dalam kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Waroki, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak awal pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari program strategis nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto.
Program ini dirancang untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah terisolir yang masih menghadapi keterbatasan akses.
Ia menjelaskan, konektivitas menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan wilayah.
Tanpa akses yang memadai, distribusi barang, layanan kesehatan, hingga pendidikan akan terhambat, sehingga berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Kampung Waroki merupakan solusi nyata untuk membuka keterisolasian wilayah.
Infrastruktur ini akan menghubungkan antarwilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus memperpendek waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ground breaking ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil seperti di Kabupaten Nabire.
“Ini merupakan langkah konkret dalam menghadirkan pembangunan yang merata sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya, menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan sebagai bagian dari visi nasional.
Dari sisi ekonomi, pembangunan jembatan ini diyakini akan memberikan dampak signifikan.
Akses yang lebih terbuka akan memperlancar distribusi hasil bumi, menurunkan biaya logistik, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.
Tidak hanya itu, keberadaan infrastruktur yang memadai juga akan mendukung peningkatan sektor layanan publik, termasuk pendidikan dan kesehatan, karena mobilitas tenaga kerja dan distribusi logistik menjadi lebih efisien
Wamenhan Hadiri Rakor di Kementerian PANRB, Perkuat Strategi Rekrutmen SDM Nasional
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 11 jembatan di wilayah Papua Tengah.
Rinciannya meliputi 4 jembatan di Kabupaten Nabire, 5 jembatan di Kabupaten Mimika, dan 2 jembatan di Kabupaten Deiyai sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia.
Dengan dibangunnya Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan masyarakat Kampung Waroki dan sekitarnya dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan infrastruktur.
Selain membuka akses, proyek ini juga diharapkan menjadi katalis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Papua Tengah.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: TNGarda.com






