11 Jembatan Dibangun di Papua Tengah 2026, Waroki Jadi Titik Awal Percepatan Infrastruktur Nasional

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire – TNGarda.ckom – Kasiter Kasrem Korem 173/Vira Pratama Bhakti (VPB), Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, menyampaikan sambutan dalam kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Waroki, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak awal pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari program strategis nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto.

Kapolres Nabire Pimpin Apel Gabungan Pengamanan Aksi Aspirasi, Tegaskan Pendekatan Humanis dan Kesiapan Penuh Aparat

Program ini dirancang untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah terisolir yang masih menghadapi keterbatasan akses.

Ia menjelaskan, konektivitas menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan wilayah.

Tanpa akses yang memadai, distribusi barang, layanan kesehatan, hingga pendidikan akan terhambat, sehingga berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Kampung Waroki merupakan solusi nyata untuk membuka keterisolasian wilayah.

Infrastruktur ini akan menghubungkan antarwilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus memperpendek waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ground breaking ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil seperti di Kabupaten Nabire.

Baca Juga:  Kepala Suku Besar Wate dan Satpol PP Apresiasi Pengamanan Aksi, Nabire Tetap Kondusif

“Ini merupakan langkah konkret dalam menghadirkan pembangunan yang merata sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya, menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan sebagai bagian dari visi nasional.

Dari sisi ekonomi, pembangunan jembatan ini diyakini akan memberikan dampak signifikan.

Akses yang lebih terbuka akan memperlancar distribusi hasil bumi, menurunkan biaya logistik, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

Tidak hanya itu, keberadaan infrastruktur yang memadai juga akan mendukung peningkatan sektor layanan publik, termasuk pendidikan dan kesehatan, karena mobilitas tenaga kerja dan distribusi logistik menjadi lebih efisien

Wamenhan Hadiri Rakor di Kementerian PANRB, Perkuat Strategi Rekrutmen SDM Nasional

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 11 jembatan di wilayah Papua Tengah.

Rinciannya meliputi 4 jembatan di Kabupaten Nabire, 5 jembatan di Kabupaten Mimika, dan 2 jembatan di Kabupaten Deiyai sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia.

Dengan dibangunnya Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan masyarakat Kampung Waroki dan sekitarnya dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan infrastruktur.

Selain membuka akses, proyek ini juga diharapkan menjadi katalis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Papua Tengah.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: TNGarda.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga
TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:25 WIB

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:49 WIB

Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan

Berita Terbaru