
Lanny Jaya — TNGarda.com – Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman Papua, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 511/DY Pos Malagayneri terus menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat.
Melalui program pemeriksaan kesehatan rutin di Desa Lowanom pada Sabtu (4/4/2026), TNI hadir memberikan solusi langsung bagi warga yang kesulitan menjangkau fasilitas medis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di daerah perbatasan.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Hadiri Pemakaman Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Dengan kondisi geografis yang menantang, kehadiran Satgas menjadi ujung tombak pelayanan dasar, terutama di sektor kesehatan.
Dipimpin oleh Serda Andre selaku Dantim 1, personel Satgas melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada warga.
Layanan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi fisik umum, serta pemberian vitamin untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Menurut Serda Andre, kegiatan ini dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Kami berupaya memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga, sehingga dapat mencegah munculnya berbagai penyakit,” ujarnya.
Selain layanan medis, Satgas juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Edukasi ini mencakup pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pola hidup sehat, serta langkah-langkah sederhana dalam mencegah penyakit.
YONIF TP 804/DBAY IKUTI APEL KESIAPSIAGAAN PENGAMANAN PENYAMPAIAN ASPIRASI DI POLRES NABIRE
Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.
Respons positif datang dari warga Desa Lowanom yang menyambut kegiatan ini dengan antusias.
Kehadiran prajurit TNI dinilai sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan.
Tokoh masyarakat setempat, Pendeta Matius, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan.
Ia menilai kegiatan ini bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan perhatian kepada warga. “Kami sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini,” ungkapnya.
Dari perspektif sosial, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Interaksi langsung di lapangan membangun kepercayaan serta mempererat kemanunggalan, yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan.
Secara keseluruhan, program pemeriksaan kesehatan rutin ini mencerminkan peran aktif TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dengan pendekatan humanis dan berkelanjutan, TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan di wilayah terpencil Indonesia.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Dispen Kodam XVII


