
Nabire, Papua Tengah – TNGarda.com – Kompi Pertanian Yonif TP 804/DBAY terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan kegiatan olah lahan pertanian, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di lahan Kompi Pertanian Yonif TP 804/DBAY ini meliputi pengolahan lahan untuk penanaman padi, cabai, dan jagung. Dalam pelaksanaannya, prajurit memanfaatkan berbagai peralatan seperti jorder, traktor tangan, serta cangkul guna mempercepat dan memaksimalkan proses pengolahan tanah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada penyiapan lahan cabai, dilakukan beberapa tahapan penting, dimulai dari pembuatan bedengan sebagai media tanam. Selanjutnya dilakukan penggemburan tanah menggunakan mesin kultivator agar struktur tanah menjadi lebih gembur dan siap ditanami. Setelah itu, dilakukan penaburan dolomit untuk menetralkan tingkat keasaman tanah serta pemberian pupuk guna meningkatkan kesuburan. Tahap akhir yakni penutupan bedengan menggunakan mulsa plastik (mulsak) untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma.
Sementara itu, penyiapan lahan padi diawali dengan pengolahan lahan menggunakan jorder, kemudian dilanjutkan dengan traktor tangan untuk meratakan dan menghaluskan tanah. Setelah itu dilakukan perapian pematang sawah guna mengatur aliran air serta pembuatan petakan lahan sebagai tempat penanaman benih padi.

Untuk penyiapan lahan jagung, prajurit melakukan pembersihan lahan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya, dilanjutkan dengan penggemburan tanah menggunakan traktor tangan maupun cangkul. Setelah itu dilakukan pembuatan lubang tanam atau larikan serta pemberian pupuk dasar agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal.
Dengan penuh semangat dan kerja sama, para prajurit bahu-membahu mengolah lahan agar siap ditanami. Penggunaan alat modern seperti jorder dan traktor tangan dipadukan dengan peralatan manual menjadi bukti keseriusan satuan dalam mengoptimalkan hasil pertanian.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi Yonif TP 804/DBAY dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat kemandirian satuan di bidang pertanian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil panen ke depan dapat memberikan manfaat bagi prajurit dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi contoh positif dalam pemanfaatan lahan secara produktif di wilayah Papua Tengah.


