
Nabire, Papua Tengah – TNGarda — Sebuah video yang menarasikan dugaan penaikan bendera Merah Putih dalam kondisi terbalik di lingkungan Lanal Nabire viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Video tersebut beredar di platform Facebook melalui akun bernama Idon Bahabol dan memunculkan beragam reaksi dari masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tayangan itu terlihat bendera dengan posisi warna putih di atas dan merah di bawah, yang kemudian diklaim sebagai kesalahan dalam pelaksanaan upacara di Lanal Nabire.
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Misi UNIFIL, Ini Kronologi dan Identitas Korban
Menanggapi hal tersebut, pihak Lanal Nabire langsung melakukan pengecekan internal secara menyeluruh terhadap personel jaga yang bertugas saat kejadian.
Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan adanya kesalahan dalam proses penaikan maupun penurunan bendera.
Seluruh prosedur disebut telah dijalankan sesuai ketentuan tata upacara militer.
Satgas MBG Nabire Matangkan Dapur MBG Jelang 31 Maret 2026, Fokus Kualitas dan Distribusi
Keterangan dari warga sekitar turut memperkuat hasil tersebut. Tidak ada saksi yang melihat kejadian penaikan bendera dalam kondisi terbalik.
Salah satu warga, Lidya, yang tinggal di sekitar lokasi, menyatakan tidak pernah menyaksikan kejadian seperti yang ditampilkan dalam video.
“Selama ini kegiatan di Lanal Nabire, termasuk penaikan bendera, berjalan normal dan sesuai prosedur,” ujarnya.
Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya
Dalam penelusuran lanjutan, ditemukan watermark bertuliskan “Info AI” pada video yang beredar.
Analisis lebih lanjut mengindikasikan konten tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Perwakilan Lanal Nabire, Husen, menegaskan video tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Wacana Sekolah Online April 2026 Resmi Batal, Pemerintah Prioritaskan Pembelajaran Tatap Muka
“Berdasarkan hasil pengecekan dan analisa, video tersebut terindikasi merupakan hasil generate menggunakan AI,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh kegiatan penaikan dan penurunan bendera di lingkungan Lanal Nabire dilaksanakan sesuai prosedur tetap.
Saat ini, pihak Lanal Nabire mendalami motif penyebaran video serta peran akun pengunggah.
Langkah lanjutan berupa pemanggilan pemilik akun dan pelaporan kepada kepolisian tengah disiapkan.
Pendalaman juga dilakukan untuk mengidentifikasi sumber penyebaran dan pihak-pihak yang terlibat.
Lanal Nabire mengimbau masyarakat agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang belum terverifikasi.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: TNGarda.com






