
Jakarta,TNGarda.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menambah kekuatan personel untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra.
Sebanyak 248 personel penyuluh dikerahkan untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Karhutla.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari jumlah tersebut, 209 personel diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma dengan tujuan Lampung, Palembang, dan Pekanbaru.
TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
Sementara itu, 39 personel lainnya diberangkatkan dari Bandara Raden Inten menuju Palembang, Jumat (28/8/2026).
Personel yang diterjunkan terdiri dari Pasis Seskoad, Pamen TNI AD, Pati TNI AL, serta tim pendukung.
Mereka akan melaksanakan berbagai kegiatan di lapangan, antara lain memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran terhadap bahaya Karhutla.

Serta membantu pemantauan dan upaya penanganan awal di daerah yang memiliki potensi kebakaran.
Penambahan personel tersebut menjadi bagian dari langkah TNI dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat dukungan terhadap pemerintah dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Di lapangan, personel TNI juga akan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat.
Kehadiran tambahan personel diharapkan mampu meningkatkan efektivitas upaya pencegahan serta mempercepat respons apabila terjadi kebakaran.
Langkah tersebut juga ditujukan untuk mengantisipasi agar Karhutla tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap kehidupan masyarakat maupun kelestarian lingkungan.
TNI menegaskan akan terus memberikan dukungan secara terpadu sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan di lapangan.
Pengerahan 248 personel penyuluh tambahan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam membantu pemerintah menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan dari ancaman dan dampak Karhutla.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Puspen TNI






