Aksi KNPB di Nabire Berjalan Humanis dan Demokratis, Kapolres Apresiasi Sinergi Personel Gabungan

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah — TNGarda.com — Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR, menyampaikan bahwa pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan kelompok KNPB di Nabire, Sabtu (15/8/2026).

Dapat berlangsung secara tertib berkat koordinasi dan sinergi antara aparat keamanan dengan para koordinator lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres menjelaskan, massa aksi yang membawa sejumlah persoalan dan aspirasi terkait militerisme, New Agreement, serta isu lainnya, sebelumnya berkumpul di tiga titik, yakni Sriwini, Wadio, dan Pasar Karang.

Patroli Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di Puncak Jaya, Warga Sampaikan Apresiasi atas Pendekatan Humanis

“Puji Tuhan, Alhamdulillah, dari tiga titik kumpul tersebut semuanya dapat berjalan dengan tertib dan kemudian memusatkan kegiatan di Pasar Karang,” ujar Kapolres Nabire.

Setelah berkumpul di Pasar Karang, massa kemudian bergerak menuju Kantor DPR Papua Tengah untuk menyampaikan aspirasi.

Pergerakan massa mendapat pengawalan aparat keamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat.

Kapolres menyebut pengamanan aksi melibatkan berbagai unsur aparat keamanan.

Selain personel Polres Nabire, pengamanan juga didukung jajaran TNI dari Kodim, Korem, Zipur, dan Lanal Nabire.

Selain itu, turut terlibat personel dari Polda Papua Tengah, Brimob, Satgas ODC, serta Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Tengah.

Seluruh unsur tersebut bersinergi dan berkoordinasi dengan para koordinator lapangan dari KNPB selama pelaksanaan kegiatan.

Pantang Menyerah, Prajurit TNI AL Kodaeral XI Temukan Korban Tenggelam di Sungai Maro Merauke

Menurut Kapolres, dalam proses pengamanan sempat terjadi negosiasi antara aparat dan pihak peserta aksi.

Namun, kondisi tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika yang biasa terjadi dalam pelaksanaan kegiatan penyampaian pendapat di lapangan.

“Kita saling berkoordinasi. Memang tadi ada sedikit negosiasi yang cukup panjang, tetapi itulah dinamika di lapangan. Semuanya kita syukuri atas penyertaan dan kasih setia Tuhan,” katanya.

Baca Juga:  Tangis Pecah di Nabire, Kapolda Papua Tengah Bedah Rumah Warga yang Nyaris Roboh, Pesannya Bikin Haru

Aksi Gotong Royong Babinsa di Desa Jipang Tuai Apresiasi, Sinergi TNI dan Pemerintah Desa Makin Solid

Kapolres menambahkan, koordinasi dan komunikasi terus dilakukan sejak massa meninggalkan titik-titik awal hingga tiba di Kantor DPR Papua Tengah.Setelah aspirasi disampaikan, massa kemudian membubarkan diri secara tertib.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah yang telah menerima aspirasi dari peserta aksi.

Menurutnya, penerimaan aspirasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyampaian pendapat dapat berlangsung secara demokratis.

Panen Raya 11,7 Ton di Merauke, Kodaeral XI Bantu Warga Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kapolres Nabire turut menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua Tengah beserta para pejabat utama (PJU) yang memberikan arahan dan petunjuk selama proses pengamanan.

Arahan tersebut menjadi pedoman bagi personel untuk mengedepankan pendekatan humanis dan tindakan yang terukur.

“Kita semua melaksanakan cara bertindak dengan humanis dan terukur, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Bakti TNI AU di Batam, Lanud Hang Nadim Hadirkan Bazar Murah dan Layanan Kesehatan Gratis

Dalam pengamanan aksi tersebut, total terdapat sekitar 790 personel gabungan yang terlibat sejak awal hingga berakhirnya kegiatan.

Personel gabungan tersebut menjalankan tugas dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, pendekatan humanis, serta penghormatan terhadap proses demokrasi.

Kapolres menilai sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta koordinator lapangan peserta aksi menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib.

“Pasukan kami bersama rekan-rekan TNI, seluruh personel yang turun terlibat berjumlah 790 personel dari awal sampai akhir. Seluruhnya berjalan harmonis, humanis, dan sangat demokratis,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga
Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel
Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Aparat Kejar Pelaku
Kapolda Papua Tengah Kunjungi Beoga, Dorong Sinergi Aparat dan Masyarakat untuk Menjaga Kamtibmas
Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Pengamanan Satgas Operasi Damai Cartenz Berjalan Lancar
Kapolres Nabire Tinjau Aksi Damai KNPB, Kedepankan Pendekatan Humanis
Kapolda Papua Tengah Tegaskan Pengamanan Freeport Tak Boleh Menunggu Gangguan, Ini Strategi yang Diperintahkan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:31 WIB

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Aparat Kejar Pelaku

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:58 WIB

Kapolda Papua Tengah Kunjungi Beoga, Dorong Sinergi Aparat dan Masyarakat untuk Menjaga Kamtibmas

Berita Terbaru