Pertemuan Strategis TNI AL Australia Hasilkan Kesepakatan Penting, Ini Fokus Kerja Samanya

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Australia, TNGarda.com – Hubungan kerja sama pertahanan maritim antara Indonesia dan Australia kembali diperkuat melalui penyelenggaraan Navy to Navy Talks (NTNT) ke-19 yang digelar di Naval Capability Center Royal Australian Navy (RAN), Fremantle, Western Australia.

Forum strategis ini menjadi wadah penting bagi kedua negara untuk membahas berbagai peluang kerja sama dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Kuranji Kesulitan Air Bersih, Brimob Sumbar Turun Tangan Salurkan Bantuan hingga ke Permukiman

Delegasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dipimpin oleh Laksda TNI Dato Rusman yang mewakili Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal), Laksda TNI Yayan Sofiyan.

Sementara itu, delegasi Australia dipimpin oleh Acting Deputy Chief of Navy Australia, Rear Admiral Darren Grogan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan eratnya hubungan bilateral yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Dalam bidang pendidikan, kedua angkatan laut sepakat untuk meningkatkan kerja sama melalui pengembangan program pelatihan dan pertukaran pengetahuan.

BGN Gandeng Yonif TP 804/DBAY Sukseskan MBG di Nabire, Hasil Petani dan Nelayan Kini Punya Pasar Baru

Fokus utama yang dibahas meliputi perencanaan operasi amfibi untuk mendukung misi kemanusiaan.

Serta peningkatan kapasitas pendidikan Principal Warfare Officer (PWO), yang memiliki peran penting dalam pengembangan profesionalisme perwira angkatan laut.

Selain pendidikan, sektor latihan militer juga menjadi perhatian utama dalam pembahasan.

TNI AL dan RAN menjajaki peluang peningkatan kemampuan operasional helikopter yang digunakan dalam berbagai misi maritim.

Kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama dalam bidang penyelamatan kapal selam guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat di laut.

Baca Juga:  Kepala BAIS TNI Mundur Usai Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, TNI Janji Tindak Tegas Oknum

Kebakaran di Morgo Nabire Hanguskan Dua Rumah, LAZ Mitra Rumah Zakat Insan Mandiri Salurkan Bantuan

Pada aspek keamanan maritim, kedua angkatan laut melihat adanya peluang besar untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam perlindungan infrastruktur penting di dasar laut.

Isu ini menjadi semakin relevan mengingat meningkatnya ketergantungan berbagai negara terhadap jaringan kabel bawah laut dan fasilitas strategis lainnya yang berperan penting dalam komunikasi serta perekonomian global.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan komitmen bersama untuk terus berpartisipasi aktif dalam berbagai latihan multilateral di kawasan.

TNI AL dijadwalkan menjadi tuan rumah Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) pada tahun 2027 di Jakarta, sementara Royal Australian Navy akan menggelar Exercise Kakadu pada tahun 2028 di Darwin.

Kedua latihan ini menjadi ajang penting untuk meningkatkan interoperabilitas dan kerja sama antarangkatan laut dari berbagai negara.

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Aksi Mahasiswa Puncak

Konsistensi kehadiran kapal perang TNI AL dan RAN dalam setiap kegiatan multilateral menunjukkan komitmen kuat kedua negara dalam mendukung keamanan maritim regional.

Kerja sama yang terus berkembang tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi pertahanan dan membangun kepercayaan antarnegara dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di kawasan.

Dalam rangkaian kegiatan di Australia, delegasi TNI AL turut mendapatkan kehormatan sebagai tamu VIP pada acara commissioning HMAS Eyre, kapal perang jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) kelas Arafura milik Royal Australian Navy.

Acara yang berlangsung di HMAS Stirling, pangkalan terbesar RAN di Pulau Garden, Western Australia, menjadi simbol semakin eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama strategis antara TNI AL dan Angkatan Laut Australia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dankodaeral XI Turun Langsung ke Permukiman Suku Asmat, 140 Warga Terima Layanan Kesehatan Gratis
Warga Pedalaman Papua Akhirnya Nikmati Listrik, Aksi TNI di Lanny Jaya Tuai Apresiasi
Puskesmas Samabusa Dibersihkan Prajurit Yonif TP 804/DBAY, Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Beri Apresiasi
Kodiklatau Sosialisasikan Doktrin Swa Bhuwana Paksa 2025, Ini Strategi TNI AU Hadapi Tantangan Masa Depan
Panen Raya 11,7 Ton di Merauke, Kodaeral XI Bantu Warga Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
TNI AL dan Tim Gabungan Cari Dua ABK Hilang Usai KM Mitra Jaya Tenggelam di Perairan Asahan
Legislator PKS: Pergantian Pimpinan BGN Harus Menjadi Momentum Penguatan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
PKS Desak Evaluasi Direksi PLN Usai Blackout Sumatra, Ahmad Tarmizi: Rumah Sakit Jangan Jadi Korban Lagi!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:25 WIB

Dankodaeral XI Turun Langsung ke Permukiman Suku Asmat, 140 Warga Terima Layanan Kesehatan Gratis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:49 WIB

Warga Pedalaman Papua Akhirnya Nikmati Listrik, Aksi TNI di Lanny Jaya Tuai Apresiasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:03 WIB

Puskesmas Samabusa Dibersihkan Prajurit Yonif TP 804/DBAY, Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Beri Apresiasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kodiklatau Sosialisasikan Doktrin Swa Bhuwana Paksa 2025, Ini Strategi TNI AU Hadapi Tantangan Masa Depan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:39 WIB

Panen Raya 11,7 Ton di Merauke, Kodaeral XI Bantu Warga Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru