Home / TNI

Heboh! Aparat Temukan Senjata Api di Rumah TKA Tambang Ilegal Nabire, Korem 173 / PVB Bongkar Fakta Mengejutkan

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, PAPUA TENGAH – TNGarda.com – Sinergi aparat keamanan kembali menunjukkan hasil nyata dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum di wilayah Papua Tengah.

Tim Intelijen Korem 173/Praja Vira Braja bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berhasil mengungkap dugaan kepemilikan senjata api ilegal di kediaman Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diduga terkait aktivitas pertambangan ilegal di Kabupaten Nabire.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi penggeledahan yang berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, dilakukan di sebuah rumah tinggal milik TKA dari PT KMM yang berlokasi di Jalan Poros Wadio Atas, Desa Bumi Wonorejo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Satgas Damai Cartenz Beri Semangat Pelajar Papua Raih Masa Depan Cerah

Dalam operasi tersebut, aparat gabungan menemukan dan mengamankan satu pucuk senjata api laras panjang kaliber 5,56 mm, satu senjata rakitan laras panjang, sejumlah munisi tajam kaliber 5,56 mm, satu magazine SS1, serta tas senjata yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal di kawasan tersebut.

Pengungkapan ini bermula dari pendalaman informasi yang dilakukan Satgas PKH terkait dugaan aktivitas penambangan ilegal yang melibatkan warga negara asing di kawasan hutan Kabupaten Nabire.

Atas arahan Komandan Korwil Satgas PKH, Kolonel Inf Adi Sabarudin, Tim Intelijen Korem 173/PVB melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap sejumlah WNA yang diduga menyalahgunakan izin tinggal dan melakukan aktivitas ilegal di wilayah hutan.

Kepala Seksi Intelijen Korem 173/PVB, Kolonel Inf Budy Suradi, menjelaskan bahwa penemuan senjata api tersebut merupakan hasil pengembangan investigasi lapangan yang dilakukan secara terukur dan presisi.

“Kami bergerak atas instruksi pimpinan untuk menertibkan kawasan hutan dari praktik penambangan ilegal. Namun, hasil di lapangan menunjukkan indikasi yang lebih serius,” tegas Kolonel Inf Budy Suradi.

Keberadaan senjata api di tangan warga asing yang beroperasi di wilayah Papua menjadi perhatian serius aparat keamanan.

Baca Juga:  TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 110 Koli Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp770 Juta di Sumut

Presiden PKS Apresiasi Siswi SMA 1 Pontianak yang Viral di Lomba Cerdas Cermat MPR RI

Saat ini, Korem 173/PVB masih melakukan investigasi mendalam guna menelusuri asal-usul senjata dan dugaan jaringan yang terlibat.

Menurut Kolonel Inf Budy Suradi, pihaknya fokus mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam distribusi maupun kepemilikan senjata ilegal tersebut.

“Fokus kami adalah mengungkap keberadaan senjata-senjata tersebut yang diduga dimiliki TKA, sehingga dapat meredam peredaran senjata ilegal di wilayah Korem 173/PVB,” ujarnya.

Diaspora Indonesia di Filipina Apresiasi Perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap WNI di Luar Negeri

Terkait beredarnya informasi di masyarakat mengenai pemasangan plang oleh aparat di lokasi tambang, Korem 173/PVB memberikan klarifikasi bahwa langkah tersebut bukan bentuk penguasaan hak atas tanah masyarakat.

Kolonel Inf Budy Suradi menegaskan bahwa pemasangan plang dilakukan sebagai penanda bahwa di lokasi tersebut diduga terjadi aktivitas pertambangan ilegal yang melanggar hukum dan sedang diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus perlindungan kawasan hutan dari aktivitas ilegal yang merugikan negara dan lingkungan.

Breaking! Mendes Ingin Semua Kepala Desa Melek Hukum, Ini Langkah Besarnya

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti sinergitas antara Korem 173/PVB dan Satgas PKH dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung upaya pelestarian kawasan hutan dari praktik pertambangan ilegal.

Saat ini, para TKA beserta barang bukti telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap dugaan aktor intelektual di balik aktivitas tersebut.

Korem 173/Praja Vira Braja menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kedaulatan negara di wilayah Papua Tengah dan memastikan tidak ada ruang bagi aktivitas ilegal.

Termasuk kepemilikan senjata api tanpa izin yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Tanah Papua.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Korem.173 VPB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
Yonif TP 804/DBAY Bersama BPBD Padamkan Karhutla di Sejumlah Wilayah Nabire
Jelang HUT Jalasenastri ke-80, 357 Siswa SD Inpres Samabusa Dapat Kejutan dari Lanal Nabire
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:25 WIB

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:49 WIB

Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 00:46 WIB

TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru