Home / TNI

Detik-Detik Evakuasi! 8 Korban Heli PK-CFX Diterbangkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Parako 466 ke Bandara Supadio

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak – TNGarda.com – Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan helikopter PK-CFX milik Matthew Air Nusantara memasuki hari kedua, Jumat (17/04/2026).

Tim gabungan memastikan seluruh korban yang berjumlah delapan orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk personel TNI AU dari Batalyon Para Komando (Parako) 466 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat).

Wamenhan Hadiri Rakor di Kementerian PANRB, Perkuat Strategi Rekrutmen SDM Nasional

Serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang berperan penting dalam operasi pencarian dan penyelamatan di medan yang cukup menantang.

Seluruh jenazah korban awalnya dibawa ke Kompi B Yonif 642/Kapuas sebagai titik evakuasi sementara.

Lokasi ini dipilih untuk memudahkan koordinasi lintas instansi sebelum proses pemindahan lanjutan menuju Pontianak dilakukan secara terorganisir.

Dalam tahap berikutnya, personel Parako 466 Pasgat bersama Basarnas melaksanakan pemindahan jenazah menggunakan helikopter Super Puma.

Transportasi udara dipilih sebagai solusi tercepat dan paling efektif mengingat kondisi geografis wilayah Sekadau yang didominasi hutan dan akses darat yang terbatas.

Helikopter yang membawa jenazah kemudian mendarat di Bandara Supadio. Setibanya di bandara, seluruh korban langsung dievakuasi ke fasilitas medis untuk penanganan lanjutan oleh tim berwenang.

Di Balik Donor Darah Brimob Kalsel di Hotel Aries Banjarbaru, Ada Fakta Kemanusiaan yang Jarang Diketahui!

Baca Juga:  Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air di Yahukimo, Operasi Khusus dan SAR Taktis Digelar

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalbar guna menjalani proses identifikasi oleh tim forensik.

Tahapan ini menjadi krusial untuk memastikan identitas korban secara akurat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Komandan Batalyon Parako 466 Pasgat, Adim Dwi Prasanda, menyampaikan bahwa seluruh korban telah terkonfirmasi ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Diam-Diam TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, Laporan ke Prabowo Subianto Bikin Publik Kaget

Sehingga fokus operasi dialihkan sepenuhnya pada proses evakuasi dan penanganan jenazah.

Ia menegaskan bahwa keputusan menggunakan helikopter dalam proses pemindahan didasarkan pada pertimbangan matang terkait faktor cuaca, keamanan, serta efisiensi waktu tempuh dari lokasi kejadian menuju Pontianak.

“Evakuasi harus dilaksanakan secara maksimal. Situasi, kondisi cuaca, serta tingkat keamanan menjadi pertimbangan utama sehingga setiap langkah yang diambil benar-benar diperhitungkan dengan cermat,” ujar Letkol Pas Adim Dwi Prasanda.

Dahnil Anzar Simanjuntak Soroti Risiko Kesehatan Haji, Layanan di Makkah Diperkuat

Peristiwa kecelakaan helikopter ini menjadi pengingat penting akan tingginya risiko operasional penerbangan di wilayah dengan kondisi geografis yang kompleks seperti Kalimantan Barat, yang memiliki tantangan berupa hutan lebat dan keterbatasan infrastruktur.

Pihak terkait menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi dalam operasi ini menunjukkan kesiapsiagaan nasional dalam merespons bencana.

Sekaligus memastikan bahwa setiap korban mendapatkan penanganan yang layak dan penghormatan terakhir sebelum diserahkan kepada keluarga.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Korpasgat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan
TNI Tambah 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
Yonif TP 804/DBAY Bersama BPBD Padamkan Karhutla di Sejumlah Wilayah Nabire
Jelang HUT Jalasenastri ke-80, 357 Siswa SD Inpres Samabusa Dapat Kejutan dari Lanal Nabire
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:25 WIB

Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Tak Cuma Padamkan Api, TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:49 WIB

Dari Sorong, Kapal Perang TNI AL Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Danlanud Silas Papare Salurkan Sembako kepada Petani Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 00:46 WIB

TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa 22 Ton Logistik untuk Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru