
MAKASSAR, TNGarda.com – Kasdim 1409/Gowa, Mayor Arh. Muhammad Yuliansyah, S.A.P., memberikan kuliah tamu bertema “Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara” kepada mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter calon guru sebagai pendidik yang berintegritas dan memiliki jiwa nasionalisme.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kuliah tamu yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Iqra Lantai II Kampus Unismuh Makassar tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor I Prof. Dr. A. Syulri Syamri.
Turut hadir Wakil Rektor III Dr. H. Mawardi Pewaji, M.Ag., Dekan FKIP Dr. H. Baharulls, M.Pd., para dosen, serta sekitar 100 mahasiswa PPG semester pertama.
Dalam pemaparannya, Mayor Arh. Muhammad Yuliansyah menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang yang harus dimiliki setiap warga negara untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat kebhinekaan, dan mendukung pembangunan nasional.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidikan.
Ia menegaskan bahwa calon guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Karena itu, seorang pendidik tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab kepada peserta didik.
«”Sebagai calon pendidik, Anda memegang peran krusial dalam membentuk karakter generasi penerus.
Kami berharap setiap calon guru memiliki sikap mental yang tangguh, sportif dalam berkompetisi, serta memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” ujar Mayor Arh. Muhammad Yuliansyah.

Kasdim 1409/Gowa juga mengajak seluruh mahasiswa PPG untuk menginternalisasikan nilai-nilai ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan profesi sebagai guru di masa mendatang.
Menurutnya, semangat bela negara dapat diwujudkan melalui dedikasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun karakter peserta didik.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi antara narasumber dan mahasiswa mengenai tantangan menjaga persatuan bangsa di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap pentingnya wawasan kebangsaan bagi dunia pendidikan.
Patroli Malam Brimob Sumut di Tapanuli Selatan Berhasil Jaga Situasi Tetap Aman dan Kondusif
Sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin, pihak Universitas Muhammadiyah Makassar menyerahkan cendera mata kepada Kasdim 1409/Gowa di akhir kegiatan.
Momen tersebut menjadi simbol kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dan TNI dalam mendukung penguatan karakter generasi muda.
Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa PPG FKIP Unismuh Makassar memperoleh pemahaman yang lebih kuat mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara.
Sehingga mampu menjadi guru profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Kodim Gowa






