Home / TNI

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TNGarda.com – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Tim Gabungan Intelijen berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan sekitar 6 ton pasir timah yang diduga berasal dari aktivitas pertambangan ilegal di Bangka.

Penindakan dilakukan terhadap sebuah truk kontainer di Jalan Lodan Raya, Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu (4/7) dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi tersebut berawal dari informasi intelijen mengenai adanya pengiriman komoditas tambang yang diduga ilegal menuju wilayah Jakarta.

Misi Kemanusiaan TNI AU di Papua Sukses, Jenazah Pilot PT AMA Air Korban KKB Berhasil Dievakuasi

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Pusat Intelijen TNI AL (Pusintelal), Koarmada RI, dan Denintel Kodaeral III melakukan pengamatan serta penyekatan di sejumlah titik yang dinilai strategis.

Sekitar pukul 00.05 WIB, petugas mulai melakukan pemantauan di kawasan perempatan Jalan Lodan Raya, tepatnya di sekitar Jembatan Kalimati.

Selanjutnya, tim memperoleh informasi bahwa truk kontainer bernomor polisi B 9336 TYV telah menyelesaikan proses pemindahan muatan (overtap) di salah satu pergudangan di kawasan Lodan, Ancol.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, petugas kemudian melakukan pembuntutan terhadap kendaraan target.

Tangis Pecah di Nabire, Kapolda Papua Tengah Bedah Rumah Warga yang Nyaris Roboh, Pesannya Bikin Haru

Saat truk bergerak meninggalkan lokasi, Tim Gabungan melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menghentikan kendaraan sekitar pukul 01.38 WIB di Jalan Lodan Raya, kurang lebih 50 meter dari pintu gerbang Pelabuhan Sunda Kelapa.

Baca Juga:  Ratusan Warga Deiyai Antusias Datangi Bakti Kesehatan TNI AL, Pengobatan dan Khitan Gratis Jadi Sorotan

Pengemudi truk berinisial M beserta kendaraan kemudian diamankan dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Kodaeral III guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan fisik terhadap muatan truk, petugas menemukan sekitar 150 kampil atau karung pasir timah dengan estimasi berat total mencapai ±6 ton, atau sekitar 40 kilogram per karung.

Material tersebut diduga merupakan pasir timah ilegal yang berasal dari Bangka.

Hingga berita ini diterbitkan, TNI AL masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul pasir timah, pihak yang terlibat dalam pengiriman, serta tujuan akhir distribusi komoditas tersebut.

Batalyon B Pelopor Brimob Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Kotim dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 80

Status hukum barang bukti akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berlangsung.

Kasus ini menjadi bagian dari upaya aparat dalam memperkuat pengawasan terhadap distribusi komoditas tambang yang diduga berasal dari aktivitas pertambangan tanpa izin.

Selain berpotensi menimbulkan kerugian negara, praktik tersebut juga dinilai dapat berdampak pada kerusakan lingkungan dan tata kelola sektor pertambangan.

 

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: TNI AL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misi Kemanusiaan TNI AU di Papua Sukses, Jenazah Pilot PT AMA Air Korban KKB Berhasil Dievakuasi
Yonarmed 12 Kostrad Bersinergi dengan UGM dan UNDANA, Warga Perbatasan Belu Dapat Pendampingan Langsung
Prajurit Yonif TP 804/DBAY Bersihkan Pasar Kimi Bersama Warga, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Babinsa Koramil 1409-03/Bontomarannu Dampingi Tanam Padi Serentak di Gowa, Metode Baru Ini Jadi Sorotan
Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air di Yahukimo, Operasi Khusus dan SAR Taktis Digelar
Kodaeral XIV Sorong Tetap Bantu Korban Kebakaran Klademak II di Hari Ketujuh, Layani Kesehatan dan Distribusi Air Bersih
Ratusan Warga Deiyai Antusias Datangi Bakti Kesehatan TNI AL, Pengobatan dan Khitan Gratis Jadi Sorotan
Program Air Bersih Presiden di Nabire Berbuah Hasil, Yonif TP 804/DBAY Bangun Dua Sumur Bor untuk Warga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:03 WIB

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:45 WIB

Misi Kemanusiaan TNI AU di Papua Sukses, Jenazah Pilot PT AMA Air Korban KKB Berhasil Dievakuasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:15 WIB

Yonarmed 12 Kostrad Bersinergi dengan UGM dan UNDANA, Warga Perbatasan Belu Dapat Pendampingan Langsung

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:00 WIB

Prajurit Yonif TP 804/DBAY Bersihkan Pasar Kimi Bersama Warga, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:30 WIB

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air di Yahukimo, Operasi Khusus dan SAR Taktis Digelar

Berita Terbaru

TNI

Minggu, 5 Jul 2026 - 02:03 WIB