
Nabire, TNGarda.com — Tangis haru menyelimuti peresmian rumah baru milik Yulius Danomira di Jalan Jakarta, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire Kota, Selasa (30/6/2026).
Rumah yang dibangun melalui program bedah rumah Polres Nabire itu diresmikan langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jesmias Rontini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana penuh emosi terjadi saat Kapolda berbincang langsung dengan Yulius, istri, dan kelima anaknya.
Keluarga tersebut selama bertahun-tahun tinggal di rumah sederhana peninggalan orang tua yang kondisinya sudah rusak berat dan nyaris roboh.
Rumah berukuran sekitar 3 x 6,5 meter yang berdiri sejak awal 1970-an itu sebelumnya memiliki atap bocor, dinding keropos, serta struktur bangunan yang mulai miring sehingga tidak lagi layak dihuni.

Setelah proses pembangunan selama kurang lebih tiga bulan, rumah tersebut kini berubah menjadi hunian permanen berukuran 13 x 13 meter yang jauh lebih aman dan nyaman.
Dengan mata berkaca-kaca, Yulius Danomira menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Polri atas bantuan yang diterimanya.
Satgas Yonif 743/PSY Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kampung Yambi di Puncak Jaya
«”Saya sangat bersyukur sekali rumah milik saya masuk dalam program bedah rumah oleh Polres Nabire.
Hanya ucapan terima kasih yang mendalam bisa saya sampaikan kepada Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Nabire,” ujar Yulius sambil memeluk Kapolda.»

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah berharap rumah baru tersebut menjadi tempat tumbuhnya kasih sayang, doa, dan harapan bagi keluarga Yulius.
«”Harapan itu kini telah datang. Jangan lagi berkecil hati. Mulailah menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” ujar Kapolda.»
Kapal Nelayan Rusak Mesin dan Hanyut di Laut, Aksi Cepat TNI AL Selamatkan Seluruh Awak
Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat sebuah keluarga membangun masa depan, membesarkan anak-anak, dan memanjatkan doa kepada Tuhan.
Kapolda juga memberikan motivasi kepada kelima anak Yulius agar terus berjuang meraih cita-cita meskipun berasal dari keluarga sederhana.

«”Jangan pernah berhenti bermimpi. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Masa depan tidak ditentukan oleh seberapa sederhana rumah tempat kita dibesarkan, tetapi oleh semangat, doa, dan kerja keras kita,” pesannya.»
Ia menegaskan bahwa sejak memimpin Polda Papua Tengah, pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada keamanan.
Tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui berbagai program sosial, termasuk bedah rumah bagi masyarakat dan renovasi rumah dinas Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Patroli Malam Brimob Sumut di Tapanuli Selatan Berhasil Jaga Situasi Tetap Aman dan Kondusif
Sementara itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu menjelaskan bahwa program bedah rumah tersebut berawal dari hasil survei yang dilakukan bersama jajaran Polres Nabire untuk mencari warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Saat berkeliling Kota Nabire, mereka menemukan rumah milik Yulius yang merupakan peninggalan orang tuanya sejak awal tahun 1970-an.
Kondisi bangunan dinilai sudah sangat memprihatinkan dengan atap bocor, dinding keropos, dan struktur rumah yang miring sehingga membahayakan penghuninya.
“Pembangunan rumah ini berlangsung kurang lebih selama tiga bulan. Semua dapat terlaksana berkat dukungan dan gotong royong seluruh jajaran Polres Nabire hingga akhirnya berdiri rumah permanen yang layak huni,” ujar Kapolres.
Rumah baru tersebut kini berdiri sebagai bangunan permanen berukuran 13 x 13 meter dengan dinding beton dan lantai keramik.
Fasilitasnya meliputi lima kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dapur bersih, dapur basah, serta dua kamar mandi sehingga memberikan kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga.
Selain program bedah rumah bagi masyarakat, Polres Nabire juga melaksanakan renovasi terhadap 27 unit rumah dinas Polri di Jalan Sudirman, Kelurahan Karang Tumarisits, Distrik Nabire Kota.
Gubernur Apolo Safanpo: Proyek Tebu Merauke Serap 3.500 Tenaga Kerja, Prioritaskan Orang Asli Papua
Sebanyak tujuh unit menjalani renovasi berat yang mencakup perbaikan dinding, penggantian dan perbaikan atap, serta pengecoran lantai.
Sementara 20 unit lainnya memperoleh renovasi ringan berupa perbaikan atap dan renovasi teras untuk meningkatkan kenyamanan para penghuni.
Kapolres berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempertegas kehadiran Polri sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, kemanusiaan, dan harapan bagi masyarakat.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Polda Papua Tengah






