
TIMIKA, Papua Tengah – TNGarda.com – Komitmen membangun generasi muda Papua melalui pembinaan olahraga kembali ditunjukkan oleh Polda Papua Tengah.
Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini, bersama legenda sepak bola Papua, Boaz Solossa, secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III kategori usia 10 dan 12 tahun di Goldstone Arena Mini Soccer, Kabupaten Mimika, Minggu (14/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Respons Cepat TNI AL, KRI Selar 879 Salurkan Logistik bagi Warga Terdampak Gempa di Sangihe Talaud
Turnamen yang diikuti 17 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Mimika tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet usia dini sekaligus sarana pengembangan karakter, disiplin, dan sportivitas bagi anak-anak Papua.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan pemain muda, pelatih, orang tua, dan masyarakat.
Kapolda Papua Tengah bersama Boaz Solossa melakukan tendangan kick off sebagai simbol dimulainya kompetisi yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Kegiatan diawali dengan doa bersama, penampilan tarian khas Papua dari Tifa Kreatif, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sambutan Kapolda Papua Tengah, serta sesi motivasi dari Boaz Solossa kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol Jeremias Rontini menegaskan bahwa Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang dalam pembinaan generasi muda Papua.
Minggu Berkah Yonif TP 804/DBAY di Nabire, Aksi Sosial Prajurit TNI Tuai Apresiasi Jemaat
Menurutnya, olahraga sepak bola dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat kerja keras sejak usia dini.
“Turnamen seperti ini akan terus kita gelorakan dan selenggarakan secara berkelanjutan.
Saya berkomitmen kegiatan ini tetap hadir pada tahun-tahun mendatang sebagai wadah pembinaan dan pengembangan talenta-talenta muda Papua,” ujar Kapolda Papua Tengah.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, panitia, pelatih, orang tua, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut.
Ia menilai Papua memiliki banyak anak berbakat yang membutuhkan ruang kompetisi dan pembinaan yang konsisten agar dapat berkembang menjadi atlet profesional di masa depan.
Mendes Ungkap Rahasia Besar Desa NTB: Potensi Tersembunyi Ini Disebut Bisa Ubah Ekonomi Warga!
“Anak-anak Papua memiliki bakat luar biasa. Tugas kita bersama adalah menyediakan panggung agar mereka bisa berkembang, berprestasi, dan suatu hari nanti membawa nama Papua Tengah maupun Indonesia ke level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Boaz Solossa mengapresiasi langkah Polda Papua Tengah yang terus mendukung pengembangan sepak bola usia dini di wilayah Papua Tengah.

Mantan kapten klub sepak bola Papua tersebut menilai kompetisi berjenjang menjadi faktor penting dalam mencetak pemain berkualitas karena mampu meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun mental bertanding para pemain muda.
“Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh. Siapa tahu dari turnamen ini akan lahir pemain-pemain hebat yang kelak membela Papua, klub-klub besar Indonesia, bahkan tim nasional,” kata Boaz Solossa.
Prestasi Pendidikan Muhammadiyah Dinilai Mampu Menjadi Motor Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional
Boaz juga mengajak seluruh pelatih dan pengelola Sekolah Sepak Bola untuk terus memberikan pembinaan yang berkualitas agar potensi pemain muda Papua dapat berkembang secara maksimal.
Hari pertama Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III langsung menghadirkan sejumlah pertandingan menarik.
SSB Papua Blessing bermain imbang 0-0 melawan SSB Amungnegel.
SSB Elang tampil dominan dengan kemenangan telak 7-0 atas SSB Impact.
SSB Amamapare dari Pulau Karaka berhasil mengalahkan SSB Senja Amor dengan skor 1-0.

Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III U10-U12 Tahun 2026 diikuti oleh 17 tim yang terbagi dalam empat grup dengan sistem setengah kompetisi.
Penyelenggaraan Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III menjadi bukti nyata kolaborasi antara kepolisian, masyarakat, dan insan olahraga dalam mendukung pembinaan atlet usia dini di Papua Tengah.
Melalui kompetisi yang berkelanjutan, diharapkan lahir bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Papua Tengah di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Tanah Papua.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Polda Papua Tengah






