
NABIRE, TNGarda.com – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Papua Tengah untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bagi masyarakat.
Instruksi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri agar jajaran Polri di seluruh Indonesia memfasilitasi masyarakat dalam menikmati ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perintah tersebut ditujukan kepada seluruh satuan kerja mulai dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek, termasuk wilayah-wilayah pedalaman yang memiliki keterbatasan akses terhadap sarana hiburan dan informasi.
Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa kegiatan nobar Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat.

Tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kebersamaan, meningkatkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
“Saya sudah memerintahkan seluruh jajaran mulai dari Polda, Polres hingga Polsek untuk melaksanakan nonton bareng Piala Dunia 2026.
Pernyataan Tegas Mendikdasmen Abdul Muti Jadi Sorotan: Pejabat Tak Boleh Sulit Dihubungi Masyarakat
Ini merupakan arahan langsung dari Bapak Kapolri yang harus kita tindak lanjuti dengan baik sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Jermias Rontini.
Menurut Kapolda, sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang sosial.

Karena itu, momentum Piala Dunia 2026 dinilai sangat tepat untuk mempererat persatuan dan persaudaraan di Papua Tengah.
“Piala Dunia adalah pesta olahraga dunia. Saya ingin masyarakat Papua Tengah dapat menikmati suasana ini dengan penuh kegembiraan.
Jadikan momentum ini untuk memperkuat tali silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menjaga kebersamaan antarwarga,” katanya.
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Kapolda yang dikenal sebagai penggemar sepak bola dan pendukung Timnas Argentina itu juga menyebut kegiatan nobar menjadi media efektif untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara masyarakat dan Polri.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri selalu hadir tidak hanya ketika ada persoalan keamanan
Tetapi juga dalam kegiatan positif yang memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Warga Pedalaman Papua Akhirnya Nikmati Listrik, Aksi TNI di Lanny Jaya Tuai Apresiasi
Selain mengajak masyarakat menikmati pertandingan dengan penuh semangat sportivitas.
Kapolda Papua Tengah juga mengingatkan agar euforia Piala Dunia tidak memicu tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Ia mengimbau para pendukung negara peserta Piala Dunia untuk menghormati perbedaan pilihan tim favorit dan menghindari tindakan provokatif yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Saya mengajak seluruh pecinta sepak bola di Papua Tengah untuk mendukung negara favoritnya dengan cara yang baik dan bermartabat.
Jangan jadikan perbedaan dukungan sebagai alasan untuk saling mengejek, memprovokasi, ataupun menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kapolda juga meminta masyarakat tidak melakukan konvoi berlebihan yang dapat mengganggu pengguna jalan maupun membahayakan keselamatan.
Satgas Damai Cartenz Turun Langsung ke Talilime, Warga Puncak Jaya Beri Respons Tak Terduga
“Silakan bergembira dan merayakan kemenangan tim yang didukung, tetapi lakukan dengan tertib.
Jangan melakukan konvoi yang berlebihan, jangan menggunakan knalpot bising, dan jangan sampai menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Tengah mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta komunitas pecinta sepak bola untuk turut memberikan edukasi kepada masyarakat agar perayaan Piala Dunia berlangsung aman dan kondusif.
Ia berharap sepak bola dapat menjadi alat pemersatu yang memperkuat persahabatan dan persaudaraan antarmasyarakat di Papua Tengah.
“Saya berharap para tokoh masyarakat dapat membantu mengingatkan generasi muda agar merayakan Piala Dunia dengan cara yang positif. Jadikan sepak bola sebagai alat pemersatu, bukan alat pemecah,” katanya.
Kolaborasi Lazismu dan Permata Bank Syariah Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Pemberdayaan Disabilitas
Menutup pesannya, Kapolda berharap kegiatan nobar Piala Dunia 2026 yang digelar serentak di seluruh wilayah Papua Tengah dapat menciptakan suasana aman, damai, dan penuh semangat kebersamaan.
“Mari kita sukseskan nobar Piala Dunia 2026 dengan semangat persaudaraan. Datang bersama keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar.
Nikmati pertandingan dengan penuh sportivitas serta bersama-sama menjaga harkamtibmas agar Papua Tengah tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Polda.Papua.Tengah






