Tragedi Kebakaran Tewaskan 11 Orang, Wakapolda Tekankan Polisi Harus Hadir Jaga Paniai Tetap Kondusif

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANIAI — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Tengah Kombes Pol Dr. Gustav R. Urbinas mengunjungi Kabupaten Paniai, Kamis (10/9/2026), untuk mendampingi Wakil Gubernur Papua Tengah Denias Geley dalam agenda kunjungan kerja.

Di sela kegiatan tersebut, Wakapolda bersama Wakil Gubernur menyempatkan waktu untuk meninjau secara langsung posko penanganan korban kebakaran yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan itu menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah dan kepolisian terhadap para korban serta keluarga yang terdampak.

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut

Selain melihat kondisi di lapangan, keduanya juga memastikan proses penanganan dan pendampingan terhadap keluarga korban berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda memberikan arahan kepada jajaran Polres Paniai agar melakukan penyelidikan secara serius dan profesional terkait kebakaran yang menelan banyak korban jiwa tersebut.

Gustav meminta seluruh fakta di balik kejadian itu dikumpulkan dan dianalisis secara menyeluruh.

Ia juga menekankan agar setiap tahapan penyelidikan dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Saya minta Polres Paniai bekerja maksimal dan profesional untuk mengungkap penyebab kebakaran ini.

Semua fakta harus didalami dan prosesnya dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai peristiwa tersebut,” tegas Gustav.

Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Selain menyoroti proses penyelidikan, Wakapolda meminta personel Polres Paniai tetap fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pascakejadian tersebut.

Menurut Gustav, menciptakan situasi yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tugas kepolisian.

Dibutuhkan komunikasi serta kerja sama dari pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat agar berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan dengan baik.

Baca Juga:  Kepala Suku Besar Wate dan Satpol PP Apresiasi Pengamanan Aksi, Nabire Tetap Kondusif

“Mari menjaga kamtibmas secara bersama-sama. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan jangan membiarkan persoalan berkembang tanpa penyelesaian.

Polisi harus hadir, mendengar dan memberikan solusi, terlebih ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit seperti sekarang,” ujarnya.

Wakapolda juga menekankan perlunya memperkuat koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh unsur masyarakat di Kabupaten Paniai.

Ia mengatakan, kerja sama yang solid dan komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci dalam menghadapi berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan keamanan maupun kondisi sosial di tengah masyarakat.

Lanal Nabire Tanamkan Nilai Bela Negara kepada Siswa Baru SMPIT Insan Mandiri dalam Kegiatan MPLS

“Sinergitas harus terus diperkuat. TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat harus berjalan bersama.

Melalui komunikasi serta kerja sama yang baik, berbagai persoalan keamanan dan sosial dapat kita hadapi secara bersama-sama,” kata Gustav.

Lebih lanjut, Gustav mengingatkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak boleh hanya terlihat ketika terjadi tindak pidana atau gangguan keamanan.

Menurutnya, Polri harus mengedepankan langkah pencegahan, pelayanan serta pendekatan kepada masyarakat.

Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat

Polisi juga dituntut mampu mendengarkan keluhan warga dan memastikan setiap persoalan mendapatkan penanganan secara profesional.

“Polri harus hadir untuk masyarakat. Kehadiran itu bukan hanya saat terjadi masalah, tetapi juga untuk mendengar, melayani, melindungi dan memberikan rasa aman.

Masyarakat harus merasakan bahwa polisi merupakan bagian dari mereka dan selalu siap bersama-sama menghadapi berbagai persoalan,” pungkas Wakapolda.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Maut di Pasar Paniai Timur, Polisi Temukan 11 Orang Meninggal Dunia
erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga
Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel
Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Aparat Kejar Pelaku
Kapolda Papua Tengah Kunjungi Beoga, Dorong Sinergi Aparat dan Masyarakat untuk Menjaga Kamtibmas
Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Pengamanan Satgas Operasi Damai Cartenz Berjalan Lancar
Aksi KNPB di Nabire Berjalan Humanis dan Demokratis, Kapolres Apresiasi Sinergi Personel Gabungan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 05:50 WIB

Tragedi Kebakaran Tewaskan 11 Orang, Wakapolda Tekankan Polisi Harus Hadir Jaga Paniai Tetap Kondusif

Senin, 7 September 2026 - 00:25 WIB

Kebakaran Maut di Pasar Paniai Timur, Polisi Temukan 11 Orang Meninggal Dunia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:31 WIB

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Kiwirok, Pastikan Kesiapan dan Kewaspadaan Personel

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Berita Terbaru