
Pegunungan Bintang — TNGarda.com – Satgas Operasi Damai Cartenz kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Pada Sabtu (2/5/2026), personel Satgas melaksanakan patroli dialogis yang dipadukan dengan kegiatan sambang ke SDN Bale, Distrik Kabiding, Kabupaten Pegunungan Bintang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif, menegaskan strategi humanis aparat di tengah masyarakat.
Patroli dimulai pukul 12.30 WIT dengan rute yang menyasar langsung lingkungan masyarakat dan sektor pendidikan.
Di SDN Bale, personel Satgas Ops Damai Cartenz berinteraksi langsung dengan para siswa dan tenaga pendidik.
Suasana hangat tercipta melalui kegiatan berbagi cerita, edukasi tentang keamanan, hingga pemberian motivasi bagi anak-anak, sehingga tercipta keakraban yang membangun rasa aman.

Selain pemantauan keamanan, personel Satgas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara persuasif.
Pendekatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya kedisiplinan dan menjaga keamanan lingkungan.
Kehadiran aparat di sekolah menjadi simbol nyata bahwa polisi tidak hanya hadir untuk menegakkan aturan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat.
Aksi Nyata TNI di Lanny Jaya! Warga Kampung Tima Serbu Pengobatan Gratis Satgas Yonif 511
Hasil patroli menunjukkan kondisi wilayah Distrik Kabiding dan Distrik Oksibil dalam keadaan aman dan terkendali.
Tidak ditemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Hubungan silaturahmi antara personel dan warga setempat pun tercatat berjalan harmonis.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S. Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis yang menyasar sekolah dan masyarakat merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis di Papua.
“Patroli dialogis ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional, khususnya dengan anak-anak sebagai generasi penerus.
Kehadiran anggota di sekolah memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan terhadap aparat,” ujarnya.
Gratis di CFD Nabire! Warga Serbu Pemeriksaan Kesehatan HUT ke 2 Polda Papua Tengah
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan sambang ke sekolah memiliki dampak jangka panjang bagi stabilitas keamanan.
“Pendekatan humanis melalui sambang sekolah adalah strategi membangun komunikasi positif antara aparat dan masyarakat.
Kedekatan sejak dini diharapkan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari tenaga pendidik SDN Bale, Yohana Wanimbo, S.Pd., yang mengapresiasi kehadiran Satgas.
“Kami merasa sangat senang. Anak-anak menjadi lebih aman dan gembira karena bisa berinteraksi langsung.
Ini juga edukasi positif tentang pentingnya keamanan dan kedisiplinan sejak dini,” tuturnya.
Resmi ! YouTube Blokir Akun di Bawah 16 Tahun, Ini Dampaknya untuk Pengguna Indonesia
Ke depan, Satgas Ops Damai Cartenz berencana mengintensifkan patroli dialogis, baik jalan kaki maupun menggunakan kendaraan, terutama di titik rawan dan objek vital.
Komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama juga akan terus diperkuat untuk mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Dengan konsistensi pendekatan humanis, kehadiran aparat di Pegunungan Bintang tidak hanya dirasakan sebagai penjaga keamanan.
Tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mendukung terciptanya lingkungan aman, damai, dan harmonis.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Satgas ODC


